- Timnas Argentina kalah 0-1 dari Spanyol dalam final Piala Dunia 2026 di Stadion MetLife, New Jersey.
- Hasil tersebut mengulang tragedi final 1990 karena Argentina gagal mempertahankan gelar juara sebagai tim bertahan.
- Lionel Messi tidak mampu mencetak peluang signifikan akibat dominasi Spanyol yang melepaskan total 20 tembakan.
Gambaran serupa kembali terjadi pada 2026. Argentina baru mampu melepaskan tembakan pertama pada menit ke-117, sementara Spanyol sudah mencatatkan 20 tembakan.
4. Sama-sama Diwarnai Kartu Merah
Frustrasi menghadapi dominasi lawan membuat Argentina kehilangan kendali emosi pada kedua final tersebut.
Pada final 1990, Pedro Monzon dan Gustavo Dezotti diusir wasit karena menerima kartu merah.
Sementara di final 2026, Enzo Fernandez harus meninggalkan lapangan lebih cepat setelah menerima kartu kuning kedua menjelang berakhirnya waktu normal.
5. Kalah Tipis Lewat Gol Penentu
Kesamaan terakhir adalah skor akhir yang sama-sama berakhir 0-1.
Pada final 1990, Andreas Brehme menjadi penentu kemenangan Jerman Barat melalui eksekusi penalti.
Sedangkan pada final 2026, Ferran Torres mencetak gol kemenangan Spanyol pada menit ke-106 babak perpanjangan waktu.
Baca Juga: Spanyol Kampiun Piala Dunia 2026: Saat Cocokologi dan Kualitas di Lapangan Berjalan Beriringan
Dominasi Spanyol di Final
Meski tampil dominan, penyelesaian akhir Spanyol sebenarnya belum sepenuhnya efisien.
Tim asuhan Luis de la Fuente membutuhkan 20 tembakan untuk menghasilkan expected goals (xG) sebesar 1,94.
Gaya bermain sabar dan berbasis penguasaan bola yang diperagakan La Roja mengingatkan publik pada era kejayaan mereka saat menjuarai Piala Dunia 2010.
Terlepas dari efektivitas yang belum maksimal di lini depan, dominasi Spanyol sepanjang pertandingan membuat gelar juara dunia kedua mereka layak diraih.
Berita Terkait
-
Fakta Menarik Rumput Piala Dunia 2026, Cegah Cedera hingga Investasi Fantastis
-
Pemain Argentina Tantrum Usai Kalah dari Spanyol, Wayne Rooney dan Joe Hart Sampai Geleng Kepala
-
Lionel Scaloni Menangis Usai Argentina Gagal Juara Piala Dunia 2026, Beri Isyarat Mundur
-
Ferran Torres dari Sasaran Kritik Menjadi Penentu Gelar Juara Dunia 2026
-
Apa Kontribusi Lamine Yamal di Piala Dunia 2026?
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
- 3 HP Murah dengan Kamera Underwater Rp2 Jutaan, Cocok Buat Foto dan Video dalam Air
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Bahlil Yakin Mobil Hidrogen Bakal Saingi Kendaraan Listrik
-
Simfoni Mobilitas Jakarta: Menemukan Ketenangan Lewat Integrasi Transportasi Publik
-
Cegah Gugatan Berulang di MK, DPR Matangkan RUU Pemilu agar Lebih Sempurna
-
2 Juta Warga Tumpah Ruah di Madrid Sambut Timnas Spanyol Kampiun Piala Dunia 2026
-
Rupiah Paling Kuat se-Asia, Tembus Level Rp17.888 per Dolar AS
-
Jakarta IP Market 2026 Hadir untuk Mendorong Lahirnya Kolaborasi dan Peluang Bisnis Baru
-
Bukan Sekadar Anak Kiai, Indah Permatasari Ungkap Sisi Pemberontak di Film Ibadah dan Cinta
-
Biaya Lepas WNI Naik Jadi Rp5 Juta, Begini Reaksi Puan Maharani
-
Episode Gagal Bayar Korporasi RI Berlanjut
-
Literasi Digital: Keterampilan Baru yang Wajib Dimiliki Siswa