Bola / Bola Dunia
Senin, 20 Juli 2026 | 21:37 WIB
Pep Guardiola tegaskan Manchester City siap jaga asa juara meski Arsenal unggul poin. Ia sebut City akan terus mengintai dan siap kudeta puncak klasemen jika rival terpeleset. [Dok. IG Manchester City]
Baca 10 detik
  • Paolo Maldini dan Leonardo menemui Pep Guardiola di Spanyol untuk mendiskusikan peluang melatih Timnas Italia pada Senin, 20 Juli 2026.
  • Proyek empat tahun ditawarkan kepada Guardiola untuk membangun fondasi pemain muda dan mengakhiri kegagalan Italia lolos Piala Dunia.
  • Masalah gaji bukan lagi penghalang karena Guardiola lebih memprioritaskan visi proyek jangka panjang dibandingkan besaran nilai kontrak tersebut.

Suara.com - Peluang Pep Guardiola untuk menjadi pelatih Timnas Italia terbuka lebar.

Melansir Football Italia dari, laporan Sky Sport, Senin (20/7/2026) menyebut besaran gaji tidak menjadi kendala dalam proses negosiasi setelah direktur teknis baru Gli Azzurri, Paolo Maldini, dan penasihat khususnya, Leonardo, bertemu langsung dengan Guardiola di Spanyol.

Pertemuan tersebut membahas kemungkinan Guardiola menangani Timnas Italia sekaligus memaparkan proyek jangka panjang yang dirancang untuk membangkitkan kembali sepak bola Italia di level internasional.

Guardiola disebut mendapat tawaran untuk menangani Italia dengan misi besar mengakhiri kegagalan Gli Azzurri lolos ke Piala Dunia dalam tiga edisi berturut-turut.

Sebelumnya, faktor gaji sempat dianggap sebagai salah satu penghalang utama untuk merealisasikan rencana tersebut.

Namun, Sky Sport Italia melaporkan bahwa persoalan finansial bukan lagi hambatan. Guardiola disebut lebih tertarik dengan proyek sepak bola yang jelas dan menyeluruh dibandingkan sekadar besaran kontrak yang ditawarkan.

Pelatih asal Spanyol itu dikabarkan belum menutup kemungkinan menerima tawaran tersebut. Keputusan mengenai masa depannya diharapkan dapat diketahui dalam 24 hingga 48 jam ke depan.

Proyek yang ditawarkan kepada Guardiola mencakup program selama empat tahun hingga Piala Dunia 2030. Rencana tersebut tidak hanya berfokus pada turnamen utama, tetapi juga mencakup perjalanan Italia di UEFA Nations League dan Piala Eropa.

Salah satu fokus utama proyek tersebut adalah pengembangan pemain muda secara berjenjang. Guardiola diharapkan dapat membangun fondasi baru bagi Timnas Italia dengan mengintegrasikan pembinaan pemain dari level usia muda hingga tim senior.

Baca Juga: Timnas Italia Ingin Bajak Didier Deschamps, Kylian Mbappe Pasang Badan Halangi

Peluang Guardiola menangani Italia juga diperkuat oleh kedekatan emosionalnya dengan sepak bola Negeri Pizza.

Ia pernah memperkuat Brescia dan AS Roma selama kariernya sebagai pemain. Guardiola juga memiliki hubungan khusus dengan Carlo Mazzone, pelatihnya ketika membela Brescia.

Selain itu, Guardiola dikenal memiliki hubungan dekat dengan Maldini. Keduanya pernah terlibat dalam momen emosional ketika Guardiola mempersembahkan trofi Liga Champions 2009 yang diraihnya bersama Barcelona kepada Maldini yang saat itu baru mengakhiri kariernya sebagai pemain.

"Paolo telah dikagumi oleh seluruh dunia selama 25 tahun, jadi jika ia berubah pikiran dan ingin bermain satu tahun lagi, ia bisa datang dan bergabung dengan kami," kata Guardiola dalam wawancara seusai pertandingan.

"Memenangkan trofi ini di Italia sungguh istimewa bagi saya. Saya persembahkan piala ini untuk Maldini," ujarnya.

Guardiola juga diketahui fasih berbahasa Italia dan memiliki kedekatan dengan negara tersebut. Ia beberapa kali kembali ke Italia untuk berlibur dan masih menjalin hubungan dengan sejumlah mantan rekan setim maupun koleganya di dunia sepak bola.

Jika kesepakatan tercapai, Guardiola akan menghadapi tantangan besar untuk mengembalikan Italia ke panggung Piala Dunia.

Setelah absen dalam tiga edisi terakhir, Gli Azzurri membutuhkan proyek jangka panjang untuk membangun kembali kekuatan mereka sekaligus mengakhiri periode sulit di kancah internasional.

Load More