- FIGC menunjuk Paolo Maldini sebagai Direktur Teknik dan Leonardo sebagai penasihat tim nasional Italia pada Sabtu, 11 Juli.
- Penunjukan tersebut bertujuan untuk membangun ulang kekuatan timnas Italia serta mengisi kekosongan posisi pelatih pasca kegagalan kualifikasi.
- Maldini dan Leonardo akan bekerja sama menentukan arah baru sepak bola Italia guna menciptakan visi jangka panjang timnas.
Suara.com - Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) resmi menunjuk legenda Brasil, Leonardo, sebagai penasihat tim nasional.
Bersamaan dengan itu, Paolo Maldini ditunjuk sebagai Direktur Teknik untuk seluruh timnas Italia.
Penunjukan ini diumumkan pada Sabtu (11/7) di tengah upaya Italia membangun ulang kekuatan setelah gagal lolos ke Piala Dunia 2026.
Kekosongan kursi pelatih menjadi prioritas utama yang harus segera diselesaikan.
Dalam pernyataan resminya, FIGC menyebut kedua sosok tersebut akan bekerja bersama dalam menentukan arah baru tim nasional.
“Paolo Maldini akan menjabat sebagai Direktur Teknik, didampingi Leonardo sebagai penasihat,” demikian isi pernyataan resmi federasi.
Keduanya akan memegang peran penting dalam memilih pelatih baru Italia.
Posisi tersebut kosong sejak Gennaro Gattuso mundur pada April lalu usai kegagalan tim lolos ke Piala Dunia.
Leonardo bukan sosok asing di sepak bola Italia.
Baca Juga: Kronologis Pemain Afsel Jayden Adams Ditemukan Tak Bernyawa Usai Main di Piala Dunia 2026
Mantan pemain yang membawa Brasil juara dunia 1994 itu pernah melatih Inter Milan dan AC Milan, serta berkarier sebagai direktur di sejumlah klub top Eropa.
Dalam perjalanan kariernya, Leonardo juga pernah menjabat sebagai direktur di Paris Saint-Germain dalam dua periode berbeda.
Leonardo dikenal memiliki pengalaman luas dalam manajemen sepak bola modern.
Sementara itu, Paolo Maldini merupakan ikon AC Milan dan salah satu bek terbaik sepanjang masa.
Pengalamannya di level klub diharapkan mampu membawa stabilitas dan visi jangka panjang bagi timnas Italia.
Selain menjabat Direktur Teknik, Maldini juga akan ditunjuk sebagai Presiden Club Italia.
Peran tersebut memperkuat posisinya dalam struktur pengembangan sepak bola nasional.
Langkah FIGC ini menjadi sinyal serius Italia untuk bangkit dari keterpurukan.
Dengan kombinasi pengalaman Maldini dan Leonardo, federasi berharap era baru timnas Italia segera dimulai.
Berita Terkait
-
Kronologis Pemain Afsel Jayden Adams Ditemukan Tak Bernyawa Usai Main di Piala Dunia 2026
-
Kontroversi Gol Jude Bellingham Diduga Bola Kena Kabel FIFA Buka Suara
-
Kenapa Lionel Messi Cs Pakai Pita Hitam di Laga Argentina vs Swiss?
-
Kemenangan Inggris! Piala Dunia 2026 Resmi Cetak Rekor 14 Laga Comeback
-
Piala Dunia 2026: Hadapi Inggris, Norwegia Diliputi Pola Bertuah Tim Samurai Biru
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
Membaca Perang Paregrek 1: Saat Konflik Kerajaan Majapahit Berubah Jadi Thriller Politik
-
7 Cara Menghubungkan Smart TV ke Wi-Fi Rumah untuk Nonton YouTube hingga Netflix
-
Jelang Demo di DPR, Aparat Amankan Sejumlah Terduga Penyusup Sejak Malam
-
CIMB Niaga Kenalkan Preferred BOSS, Solusi Terintegrasi untuk Pemilik Bisnis
-
Tuntutan Hukum Mati Koruptor Membentang di Depan Gedung DPR RI Pagi Ini
-
Aksi Demo 27 Agustus 2026 di DPR Tentang Apa? Ini Daftar Tuntutannya
-
Kenapa Akun WhatsApp Mendadak Diblokir? Meta Akui Ada Kesalahan Sistem Global
-
Dikawal Ratusan Ojol, Botok Tiba di Gedung DPR
-
Film Tunggu Aku Sukses Nanti dan Ukuran Kesuksesan yang Kapitalistik
-
Gebrakan Rp350 Miliar Mentan Amran untuk Hijaukan Lampung