Bola / Bola Dunia
Selasa, 07 Juli 2026 | 18:36 WIB
Daftar Legenda Tanpa Gelar Piala Dunia: Maldini, Platini dan Cristiano Ronaldo [Tangkap layar X]
Baca 10 detik
  • Cristiano Ronaldo resmi mengakhiri karier Piala Dunianya setelah Portugal kalah 0-1 dari Spanyol pada babak 16 besar.
  • Gol Mikel Merino di masa injury time menghentikan perjalanan Ronaldo yang sudah dimulai sejak edisi tahun 2006 lalu.
  • Ronaldo mencatatkan rekor gol di enam edisi berbeda namun tetap gagal meraih gelar juara selama karier internasionalnya.

Suara.com - Cristiano Ronaldo resmi mengakhiri perjalanan di Piala Dunia tanpa gelar juara.

Tersingkirnya Portugal dari Piala Dunia 2026 menempatkan sang megabintang dalam daftar elite pemain legendaris yang tak pernah mengangkat trofi Piala Dunia.

Kekalahan 0-1 dari Spanyol di babak 16 besar menjadi penutup karier Ronaldo di ajang ini.

Gol Mikel Merino di masa injury time memastikan langkah Portugal terhenti, sekaligus mengakhiri perjalanan Ronaldo yang dimulai sejak 2006.

Di usia 41 tahun, Ronaldo mencatatkan sejarah sebagai pemain pertama yang mencetak gol di enam edisi Piala Dunia berbeda.

Namun, di balik rekor dan konsistensinya, trofi Piala Dunia menjadi satu-satunya gelar besar yang tak pernah ia raih.

Momen Emosional Ronaldo Setelah Portugal Gagal (@FIFA)

“Dengan hati tenang, saya sudah memberikan yang terbaik,” ujar Ronaldo.

Selama enam edisi Piala Dunia, pencapaian terbaik Ronaldo bersama Portugal adalah menembus semifinal pada 2006.

Saat itu, Portugal finis di posisi keempat, yang menjadi capaian tertinggi mereka di era modern.

Baca Juga: 7 Dosa Besar Cristiano Ronaldo Cs yang Hancurkan Portugal di Piala Dunia 2026

Masuknya Ronaldo ke daftar ini membuatnya sejajar dengan sejumlah legenda besar sepak bola dunia.

Nama-nama seperti Johan Cruyff, Alfredo Di Stefano, hingga Ferenc Puskas juga dikenal sebagai pemain luar biasa yang gagal menjadi juara dunia.

Cruyff, misalnya, hanya tampil sekali di Piala Dunia 1974 namun sukses membawa Belanda ke final.

Meski kalah dari Jerman Barat, ia tetap dikenang sebagai simbol revolusi total football.

Sementara itu, Alfredo Di Stefano bahkan tidak pernah merasakan tampil di putaran final Piala Dunia.

Meski begitu, Di Stefano tetap dianggap sebagai salah satu pemain terbesar sepanjang sejarah.

Load More