- Pelatih Shin Tae-yong menargetkan pemain Persija Jakarta terhindar dari cedera pada Piala Presiden 2026.
- Persija tergabung di Grup B dan akan menghadapi Persebaya Surabaya pada 26 Juli 2026 di Surabaya.
- Meskipun kondisi fisik pemain baru mencapai enam puluh persen, tim profesional tetap mengincar hasil positif.
Suara.com - Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, mengungkap target utama timnya di Piala Presiden 2026. Bukan sekadar mengejar hasil, juru taktik asal Korea Selatan itu lebih dulu ingin memastikan seluruh pemain Macan Kemayoran terhindar dari cedera.
Persija akan ambil bagian dalam Piala Presiden 2026 yang berlangsung pada 25 Juli hingga 6 Agustus 2026. Macan Kemayoran tergabung di Grup B bersama tuan rumah Persebaya Surabaya, PSMS Medan, dan juara bertahan Port FC.
Shin Tae-yong menyadari Persija belum berada dalam kondisi terbaik. Pasalnya, para pemain baru menjalani latihan selama lebih dari sepekan sejak 14 Juli 2026.
"Pertama, tujuan terbesar para pemain adalah jangan sampai mengalami cedera. Cedera adalah hal yang paling harus diwaspadai," ujar Shin Tae-yong dalam keterangannya kepada awak media.
Shin Tae-yong Tetap Targetkan Hasil Positif
Persija sebelumnya sempat berencana menurunkan banyak pemain muda di Piala Presiden 2026. Rencana tersebut berkaitan dengan agenda pemusatan latihan di Thailand.
Namun, Macan Kemayoran akhirnya menunda training camp (TC) tersebut hingga 10 Agustus 2026. Dengan demikian, Persija akan tampil dengan kekuatan terbaik yang tersedia di turnamen pramusim ini.
Shin Tae-yong menegaskan Persija tetap memiliki tanggung jawab untuk meraih hasil positif karena berstatus sebagai klub profesional.
"Karena kami ikut bertanding, sebagai tim profesional kami harus membawa hasil yang baik," ucap Shin Tae-yong.
Baca Juga: Persib Bandung Tak Main-main di Piala Presiden 2026, Igor Tolic Siapkan Taktik Kejutan
"Sekarang kondisi fisik para pemain kami baru sekitar 50 sampai 60 persen. Jadi, meskipun... tidak memaksakan, tetap harus membawa hasil yang baik," tutur Shin Tae-yong.
Persija Jakarta akan memulai kiprahnya di Piala Presiden 2026 dengan menghadapi Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Minggu (26/7/2026).
Berita Terkait
-
Baru Gabung Setengah Musim, Persija Justru Lepas Cyrus Margono
-
Harga Tiket Piala Presiden 2026 Murah Meriah, Seharga Dua Gelas Kopi!
-
Gabung Persija, Nadeo Argawinata Siap Buktikan Diri di Hadapan Jakmania
-
Breaking News! Nadeo Argawinata Resmi Gabung Persija
-
Nadeo Argawinata Selangkah Lagi Gabung Persija? Begini Faktanya
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
10 Warna Bedak Wardah yang Cocok untuk Kulit Kuning Langsat, Ini Pilihan Shade-nya
-
Rusia Rekrut Warga Miskin Jadi Tentara Perang, Dijanjikan Uang Melimpah
-
Ancaman Siber Mobil Modern Ternyata Lebih Mengerikan dari Sekadar Aksi Peretasan di Film
-
Apa Warna Lipstik agar Gigi Terlihat Putih? Ini 4 Shade yang Direkomendasikan
-
Harga Pangan Kompak Turun! Cabai Anjlok hingga 19%, Beras dan Ayam Ikut Melandai
-
Bukan Juara, STY Ungkap Target Utama Persija di Piala Presiden 2026
-
Perempuan dan Budaya Konsumtif: Belanja buat Healing atau Cuma Pelarian?
-
7 Cara Mengecek HP Disadap atau Tidak, Segera Periksa Pakai Kode Rahasia Ini!
-
Kisah Tani Kota Sejati 58 Kebagusan, Saat Tumpukan Sampah Disulap Jadi Hamparan Hijau
-
Sempat Mandeg Sejak 2019, Sertifikasi Tanah Warga Jakarta Butuh Dana Pemerintah Pusat