Bola / Bola Indonesia
Jum'at, 24 Juli 2026 | 11:29 WIB
Shin Tae-yong menegaskan pentingnya jam terbang pemain muda. Persija Jakarta dinilai menjadi contoh sukses regenerasi talenta di Super League. [Dok. Persija]
Baca 10 detik
  • Komite Disiplin KFA menjatuhkan sanksi berat kepada pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong.
  • Sanksi tersebut diberikan akibat tindakan menampar pemain Ulsan HD, Jeong Seung-hyeon, tahun lalu.
  • Saat ini Shin Tae-yong tengah mempersiapkan Persija Jakarta untuk menghadapi Piala Presiden 2026.

Suara.com - Media Korea Selatan, Yonhap, melaporkan bahwa Shin Tae-yong mendapatkan sanksi berat dari Asosiasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA), yang kerap disebut sebagai "PSSI-nya Korea Selatan".

Sanksi tersebut disebut berkaitan dengan kontroversi dugaan tindakan kekerasan terhadap seorang pemain. Namun, tidak disebutkan secara rinci nama pemain maupun klub yang terlibat dalam kasus tersebut.

Kabar mengenai sanksi itu muncul setelah Komite Disiplin KFA menggelar sidang dan menjatuhkan hukuman kepada mantan pelatih Timnas Indonesia yang kini menukangi Persija Jakarta tersebut.

Persija menggelar latihan perdana untuk musim 2026/2027. Shin Tae-yong fokus membangun fondasi tim, meningkatkan fisik pemain, dan menunggu skuad lengkap. [Dok. Persija]

"Baru-baru ini Komite Disiplin menggelar sidang dan memutuskan untuk menjatuhkan sanksi kepada mantan pelatih Shin Tae-yong," kata pejabat KFA yang dikutip dari Yonhap News TV.

Yonhap News TV menyebut hukuman berat dalam aturan KFA dapat berupa skorsing atau pembekuan hak sebagai anggota.

Selain itu, sanksi juga bisa berupa larangan beraktivitas atau mendampingi pertandingan hingga pemecatan dari keanggotaan asosiasi.

Kasus Dugaan Tampar Pemain Ulsan HD

"Shin Tae-yong, yang ditunjuk sebagai pelatih Ulsan HD di tengah musim pada Agustus tahun lalu, menjadi sorotan setelah beredarnya video yang memperlihatkan dirinya menampar pipi pemain Jeong Seung-hyeon dalam acara perkenalan dengan para pemain," tulis Yonhap News TV.

"Setelah itu, Ulsan terjerumus ke dalam ancaman degradasi sehingga Shin Tae-yong dipecat hanya dua bulan setelah menjabat," jelas media tersebut.

Baca Juga: Tekad Jordi Amat Hajar Kamboja di Piala AFF 2026, Tak Sekadar Omong Kosong?

Shin Tae-yong memang sempat menangani Ulsan HD pada 2025. Namun, masa baktinya bersama klub Korea Selatan itu hanya berlangsung sekitar dua bulan.

Kini, Shin Tae-yong tengah menjalani petualangan baru bersama Persija Jakarta. Pada Juni 2026, pelatih asal Korea Selatan itu ditunjuk untuk menangani Macan Kemayoran selama tiga tahun ke depan.

Shin Tae-yong saat ini sedang mempersiapkan Persija untuk menghadapi Piala Presiden 2026 yang berlangsung pada 25 Juli hingga 6 Agustus 2026.

Persija tergabung di Grup B bersama tuan rumah Persebaya Surabaya, PSMS Medan, dan Port FC yang berstatus sebagai juara bertahan.

Load More