Bola / Bola Dunia
Kamis, 30 Juli 2026 | 07:28 WIB
Roberto Mancini resmi memulai periode keduanya bersama Timnas Italia dengan target ambisius. [Dok FIGC]
Baca 10 detik
  • Roberto Mancini kembali melatih Timnas Italia dan menargetkan trofi mayor dalam kontrak empat tahun ke depan.
  • Mancini berambisi memulihkan kepercayaan publik serta membawa Italia kembali tampil di ajang Piala Dunia.
  • Laga perdana periode kedua Mancini dijadwalkan menghadapi Belgia di UEFA Nations League pada 25 September di Roma.

Suara.com - Roberto Mancini resmi memulai periode keduanya bersama Timnas Italia dengan target ambisius.

Pelatih berusia 61 tahun itu menegaskan keinginannya membawa Gli Azzurri kembali meraih gelar juara dalam empat tahun ke depan.

"Kami menandatangani kontrak selama empat tahun. Saya berharap bisa memenangkan satu trofi penting, atau bahkan dua," ujar Mancini seperti dikutip dari Federasi Sepak Bola Italia.

Ambisi tersebut muncul setelah Italia mengalami penurunan performa dalam beberapa tahun terakhir.

Gli Azzurri gagal tampil di tiga edisi Piala Dunia dan belum meraih gelar mayor sejak menjuarai Euro 2020 di bawah asuhan Mancini.

Pada periode pertamanya (2018–2023), Mancini sukses membangun fondasi kuat dengan catatan 37 laga tak terkalahkan.

Rekor impresif itu menjadi salah satu pencapaian terbaik dalam sejarah tim nasional sebelum akhirnya terlampaui oleh Spanyol tahun ini.

Meski kembali dengan rekam jejak gemilang, Mancini menyadari dirinya harus merebut kembali kepercayaan publik Italia.

Keputusannya mundur pada 2023 untuk melatih Arab Saudi sempat menuai kritik tajam.

Baca Juga: Statistik Tak Elok Pelatih Baru Italia Roberto Mancini: Dibuat Malu Timnas Indonesia

"Saya akan berusaha membuat tim Italia bermain indah sehingga para suporter kembali jatuh cinta, dan mungkin memaafkan saya," katanya.

Mancini juga menyoroti pentingnya regenerasi pemain dalam skuad Italia.

Roberto Mancini mendorong klub-klub untuk lebih berani memberi kesempatan kepada talenta muda agar tim nasional tetap kompetitif di masa depan.

Selain trofi, Mancini memiliki misi emosional yang tak kalah penting.

Ia ingin generasi muda Italia kembali merasakan atmosfer Piala Dunia setelah absen cukup lama.

"Anak-anak seperti keponakan saya yang berusia 12 tahun belum pernah melihat Italia di Piala Dunia. Saya ingin itu berubah," ujarnya.

Load More