- Dewan FIFA berencana menggelar rapat darurat untuk mencopot Presiden Gianni Infantino akibat kontroversi penjualan hak siar Piala Dunia.
- UEFA, CONCACAF, dan Presiden La Liga secara terbuka menyatakan kehilangan kepercayaan serta mendesak pengunduran diri Gianni Infantino.
- Meskipun masih mendapat dukungan terbatas, posisi politik Gianni Infantino semakin melemah dan terancam lengser melalui mosi tidak percaya.
Suara.com - Kursi Presiden FIFA, Gianni Infantino, dikabarkan berada di ujung tanduk setelah muncul rencana untuk menjual hak siar Piala Dunia.
Sejumlah anggota Dewan FIFA dilaporkan tengah mendorong rapat darurat untuk membahas kemungkinan pencopotannya.
Laporan media Inggris menyebut, Infantino berpotensi diminta mundur dalam pertemuan luar biasa FIFA.
Rapat tersebut awalnya dijadwalkan untuk evaluasi internal, namun kini berkembang menjadi krisis kepemimpinan.
Kontroversi memuncak setelah terungkap rencana rahasia bernilai 15 miliar poundsterling yang diduga melibatkan kepentingan komersial besar.
Skandal ini langsung memicu reaksi keras dari berbagai federasi dan pemangku kepentingan sepak bola global.
Tak hanya itu, keputusan kontroversial Infantino yang membatalkan kartu merah pemain Amerika Serikat, Folarin Balogun, di Piala Dunia 2026 juga menjadi sorotan.
Keputusan tersebut disebut diambil setelah adanya intervensi politik tingkat tinggi.
Sejumlah pihak kini mendorong digelarnya mosi tidak percaya terhadap Infantino.
Baca Juga: Malaysia Ketar-ketir! Tan Cheng Hoe Nilai Timnas Indonesia Tim Paling Kuat di Grup A
Bahkan, ada desakan agar ia mundur secara sukarela sebelum dilakukan pemungutan suara resmi.
UEFA secara terbuka menyatakan kehilangan kepercayaan terhadap kepemimpinan Infantino.
“Kesepakatan yang dibuat di balik layar telah merusak integritas dan kepercayaan dalam sepak bola,” demikian pernyataan mereka.
Kritik juga datang dari CONCACAF yang menilai Infantino tidak lagi menempatkan sepak bola sebagai prioritas utama.
Mereka menyerukan evaluasi menyeluruh terhadap masa jabatannya.
Presiden La Liga, Javier Tebas, bahkan menyampaikan kritik lebih tajam.
Berita Terkait
-
Malaysia Ketar-ketir! Tan Cheng Hoe Nilai Timnas Indonesia Tim Paling Kuat di Grup A
-
Erick Thohir Ungkap Alasan Kuat di Balik Dukungan ke Infantino Komersialkan Piala Dunia
-
UEFA Tolak FIFA Jual Saham Piala Dunia, PSSI Dukung Penuh: Indonesia Butuh Duit
-
UEFA Ancam Boikot FIFA, 55 Negara Eropa Siap Mundur dari Semua Turnamen
-
FIFA vs UEFA: Infantino Dituduh 'Suap' Rp598 M ke 211 Federasi, Termasuk PSSI?
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Ekspor Mineral RI Sempat Mandek! Istana Kini Bergerak, Aturan Logam Tanah Jarang Segera Terbit
-
Kemarin Siksa Aktivis GSF, Kini Menteri Israel Itamar Ben-Gvir Pakai Buaya Jaga Tahanan Teroris
-
Dukungan Indonesia Cs Gak Ngaruh! Gianni Infantino Diminta Mundur atau Dilengserkan
-
Isuzu Traga Disulap Menjadi Mobile Beauty Salon di Pameran GIIAS 2026
-
Mahfud MD Klarifikasi Video Viral 'Reformasi Jilid 2' di Agustus Ini, Ini Fakta di Baliknya
-
BPS Ungkap Biang Kerok RI Deflasi Juli 2026
-
Berlatar London Abad ke-19, Film ke-46 Doraemon Tayang Musim Semi 2027
-
Siapkah Indonesia Terapkan E-Voting di Pemilu 2029? Ini Syarat Mutlak dari Komisi II DPR RI
-
Sayembara Tangkap Begal Disorot, Kini Dedi Mulyadi Ajak Warga Buru Penjual Tramadol
-
Ekspor Komoditas Mengandung Logam Tanah Jarang Diizinkan Kembali, Aturan Masih Disusun