- Persib Bandung akan melawan Persebaya Surabaya di final Piala Presiden 2026 pada Kamis, 6 Agustus 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta.
- David da Silva tampil sangat tajam dan produktif mencetak banyak gol saat membela Persebaya Surabaya maupun Persib Bandung.
- Beberapa pemain lain seperti Ricky Kambuaya, Robertino Pugliara, dan Ferdinand Sinaga juga pernah memperkuat kedua klub rival tersebut.
Suara.com - Rivalitas Persib Bandung dan Persebaya Surabaya tak hanya panas di lapangan, tetapi juga dalam bursa pemain.
Sore nanti, Kamis 6 Agustus 2026 bertempat di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Persib bakal meladeni Persebaya di final Piala Presiden 2026.
Sejumlah nama besar pernah membela kedua klub, menghadirkan cerita unik, dari pahlawan menjadi lawan.
Salah satu nama paling menonjol adalah David da Silva.
Striker asal Brasil ini tampil ganas saat membela Persebaya dengan torehan gol konsisten, sebelum melanjutkan ketajamannya bersama Persib.
Di Bandung, ia menjelma mesin gol utama dan menjadi tumpuan lini depan Maung Bandung dalam beberapa musim terakhir.
Saat bersama Persebaya, David da Silva torehkan 35 gol dari 42 laga.
Ketajamannya berlanjut saat berseragam Persib.
Da Silva mencetak 69 gol dari 103 pertandingan, bahkan sempat menyentuh total 74 gol di semua ajang dan menjadi top skor Liga 1.
Baca Juga: Deretan Skor Terbesar Persib vs Persebaya: 8 Tahun Lalu di Wayan Dipta Bajul Ijo Gilas Maung
Ricky Kambuaya juga masuk daftar pemain yang menyeberang antara dua rival ini.
Kambuaya dikenal sebagai gelandang energik dengan kemampuan penetrasi dan tembakan jarak jauh.
Saat di Persebaya, Kambuaya tampil impresif hingga mendapat panggilan tim nasional, lalu melanjutkan karier ke Persib dengan ekspektasi besar meski performanya naik-turun.
Selama di Persebaya, ia tetap mampu mencetak gol penting, termasuk saat melawan Persib pada 2022 yang berbuah hasil imbang 1-1.
Mundur beberapa tahun ke belakang, ada juga nama Robertino Pugliara dikenal sebagai playmaker kreatif yang juga punya kontribusi gol.
Saat membela Persib pada 2016, ia mencatatkan 3 gol dari 31 penampilan.
Berita Terkait
-
Deretan Skor Terbesar Persib vs Persebaya: 8 Tahun Lalu di Wayan Dipta Bajul Ijo Gilas Maung
-
Prediksi Skor, Susunan Pemain Persib Bandung vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Jadwal Padat Piala Presiden 2026 Diprotes Klub, Panpel Klaim Sudah Direstui AFC
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Dari Rival Jadi Ikon: Jejak Tajam Pemain 'Pengkhianat' di Persib dan Persebaya
-
Polisi Ungkap Fakta Baru Kasus Mutilasi Depok, Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Riset Terbaru: Siram Atap dengan Air Hujan Terbukti Tekan Penggunaan AC saat Gelombang Panas
-
Jateng dan Kaltim Teken Kerja Sama Raksasa Rp20,2 Triliun, Pasok Pangan hingga Dukung IKN!
-
5 HP Murah untuk Orang Tua yang Tidak Ribet, Minim Iklan dan Awet: Mulai 2 Jutaan
-
Rahasia Garam Desa Les: Mineral Alami dari Tanah Beda dari Garam Biasa
-
Sempat Diragukan, Aksi Gotong Royong Warga Berbuah Bendera Merah Putih Setengah Kilometer
-
Novel Menuju Titik Nol: Ketika Pembunuhan Menjadi Akhir Bukan Awal Cerita
-
Temuan Baru di Ruang Yayasan Sekolah Swasta Jaksel: Ada AK-47, Narkoba, hingga Puluhan CD Porno!
-
Bui Bukan Lagi Jawaban Tunggal: Saat Sapu dan Cangkul Jadi Hukuman Baru di Lampung