- Kepolisian Korea Selatan menggerebek kantor KFA pada Rabu, 6 Agustus 2026, untuk menyelidiki dugaan pelanggaran penunjukan pelatih Hong Myung-bo.
- Penyelidikan kepolisian mencakup dugaan penghalangan proses bisnis dan penyalahgunaan wewenang oleh pejabat tinggi dalam rekrutmen pelatih tim nasional.
- Penggeledahan dilakukan menyusul kegagalan timnas Korea Selatan lolos dari fase grup Piala Dunia 2026 dan pengunduran diri Hong.
Ia menyebut kegagalan tim nasional disebabkan oleh orang-orang tidak kompeten yang diangkat karena faktor loyalitas dan kepentingan kelompok.
“Ini menunjukkan adanya masalah dalam sistem rekrutmen di level tertinggi,” ujar Lee dalam pernyataannya.
Di sisi lain, Hong Myung-bo sebelumnya telah dipanggil ke parlemen pada Juli lalu.
Dalam sidang tersebut, ia menyatakan bertanggung jawab penuh atas kegagalan tim.
“Saya mengambil tanggung jawab penuh atas hasil buruk ini,” kata Hong.
Keputusan Hong mencadangkan Son Heung-min pada babak pertama laga penentuan melawan Afrika Selatan juga menuai kritik keras.
Banyak suporter menilai keputusan itu menjadi salah satu faktor kekalahan.
Selain itu, isu gaji juga ikut menjadi sorotan.
Dalam sidang parlemen, muncul klaim bahwa Hong menerima bayaran hingga 3,8 miliar won per tahun.
Baca Juga: Ditekuk Vietnam, PSSI Bakal Rekrut Pemain Arsenal hingga Stuttgart ke Timnas Indonesia?
Hong membantah angka tersebut, namun menolak mengungkapkan jumlah sebenarnya.
Situasi yang dialami kantor KFA mengingatkan publik Indonesia di era Satgas Anti Mafia Bola.
Pada Januari 2019, Satgas Anti Mafia Bola melakukan penggeledahan di dua kantor PSSI lama, yaitu di fX Sudirman (Jakarta Pusat) dan kawasan Kemang (Jakarta Selatan).
Saat itu pihak kepolisian mencari dokumen dan bukti-bukti terkait kasus pengaturan skor (match fixing) liga sepak bola Indonesia.
Berita Terkait
-
Ditekuk Vietnam, PSSI Bakal Rekrut Pemain Arsenal hingga Stuttgart ke Timnas Indonesia?
-
PSSI Dukung Gianni Infantino, Erick Thohir Singgung Bantuan Rp88 Miliar dari FIFA
-
Diserang dari Seluruh Penjuru, Infantino Mohon Maaf Batal Jual Saham Piala Dunia
-
TREASURE Resmi Jadi Brand Ambassador Chitato, Siapkan Beragam Aktivitas Seru untuk Fans
-
Kekalahan Memalukan Timnas Indonesia dari Vietnam Jadi Pembahasan Unik Media Korea
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Daftar Kontroversi Raja Juli Antoni, dari Terima Amplop Dolar sampai Bagi-bagi Jabatan ke Kader PSI
-
Kronologi Temuan 995 Senpi, Narkoba dan VCD Porno di Sekolah Swasta Jaksel
-
Bersenang-senang di Fun Expo Asia 2026
-
Gagal Berkali-kali Tak Jadi Halangan, Ratusan Atlet Kejar Super Tiket PB Djarum 2026
-
Rakortas MBG Prioritaskan Daerah 3T dan Kelompok Sasaran untuk Perluas Pemerataan Program
-
Wacana Pergantian Kapolri Berisiko Rugikan Presiden Prabowo, Ini Penjelasan Analis Politik
-
Yurizal, BPJS, dan Harga Sebuah Empati
-
Persija Kalahkan Arema FC 3-1, Macan Kemayoran Finis Ketiga di Piala Presiden 2026
-
Ular Sering Muncul, Warga Menteng Jaya Minta KAI Bersihkan Lahan yang Terbengkalai
-
5 Mesin Cuci Front Loading yang Hemat Listrik dan Awet untuk Rumah Tangga