Bola / Bola Indonesia
Jum'at, 07 Agustus 2026 | 15:16 WIB
Duel Persib Bandung vs Arema FC dalam laga pekan ke-29 BRI Super League 2025/2026 di Stadion GBLA, Bandung, Jumat (24/4/2026). [Fok. IG Persib Bandung]
Baca 10 detik
  • Timnas Indonesia langsung mengalihkan fokus menghadapi Singapura usai takluk dari Vietnam.

  • Marc Klok memastikan mentalitas dan kepercayaan diri para pemain Garuda tetap terjaga.

  • Seluruh pemain Timnas Indonesia berkomitmen mendukung penuh strategi pelatih John Herdman.

Suara.com - Timnas Indonesia tak ingin larut dalam kekecewaan setelah kekalahan 0-3 dari Vietnam di Grup A Piala AFF 2026. Skuad Garuda kini mengalihkan fokus sepenuhnya ke laga hidup-mati melawan Singapura yang akan digelar di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026).

Hasil kontra Vietnam memang menjadi pukulan bagi tim asuhan John Herdman. Namun, gelandang Marc Klok memastikan kondisi mental para pemain tetap terjaga dan tidak kehilangan keyakinan untuk bangkit.

Klok menegaskan sejak awal turnamen seluruh pemain datang dengan rasa percaya diri yang tinggi. Menurutnya, satu hasil buruk tidak boleh menghapus optimisme yang sudah dibangun selama persiapan.

Pesepak bola Timnas Indonesia berfoto bersama sebelum melawan Vietnam pada pertandingan Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Gelora Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (3/8/2026). [ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/mrh/wsj]

“Saya rasa seperti yang sudah saya sampaikan sebelumnya, kami memulai turnamen ini dengan kepercayaan diri yang sangat tinggi,” ujar Klok sehari jelang laga.

Pemain Persib Bandung itu mengakui Indonesia juga memasuki laga melawan Vietnam dengan kepercayaan diri yang sama. Meski akhirnya harus menerima kekalahan, ia menilai tim sudah mampu bangkit dan siap menghadapi tantangan berikutnya.

"Kami mengadakan pertandingan melawan Vietnam dengan kepercayaan diri yang tinggi pula. Lalu, kami mengalami pukulan (kekalahan). Namun, kami harus bangkit dan melangkah lagi. Kini kami kembali sangat percaya diri," sambung dia.

Klok menilai rasa percaya diri menjadi modal utama bagi setiap tim yang ingin meraih hasil maksimal. Tanpa keyakinan terhadap kemampuan sendiri, menurutnya, akan sulit bagi sebuah tim untuk bersaing di level tertinggi.

"Menurut saya, keyakinan adalah titik awal bagi sebuah tim. Jika Anda tidak mempercayai kemampuan dan kualitas diri sendiri, serta tidak memiliki kepercayaan diri akan hal itu, maka tidak ada gunanya bertanding," kata Klok.

Gelandang berusia 33 tahun itu juga menegaskan seluruh pemain masih percaya penuh terhadap strategi yang diterapkan John Herdman. Ia menyebut suasana di dalam skuad tetap solid meski baru saja menelan kekalahan.

Baca Juga: Nasib Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 di Tangan Singapura, Erick Thohir Singgung Target

Menurut Klok, seluruh pemain memiliki komitmen yang sama untuk menjalankan instruksi pelatih dan saling mendukung demi membawa Timnas Indonesia meraih hasil terbaik.

"Jadi, kami sangat percaya diri. Kami mempercayai rencana pelatih. Setiap pemain mendukung rencana tersebut. Kami semua bersatu dalam semangat persaudaraan yang erat," ucapnya.

Klok turut memberikan apresiasi terhadap sistem yang dibangun Herdman bersama jajaran pelatih Timnas Indonesia. Ia merasa seluruh aspek di dalam tim, mulai dari lingkungan, fasilitas, hingga atmosfer kerja, membuat para pemain semakin percaya diri menghadapi setiap pertandingan.

“Sistem yang kami miliki di tim nasional ini adalah sesuatu yang belum pernah kami alami sebelumnya, sungguh luar biasa. Segala aspek, mulai dari lingkungan, fasilitas, hingga situasi di sekitar mendukung kami untuk merasa percaya diri,” pungkasnya.

Load More