- Timnas India resmi menarik diri dari ajang FIFA ASEAN Cup 2026 demi menghadapi Brasil.
- Presiden AIFF Kalyan Chaubey menyatakan benturan jadwal dan batasan teknis menjadi alasan utama keputusan tersebut.
- Laga persahabatan melawan Brasil pada 3 Oktober 2026 dianggap memberikan pengalaman berharga bagi perkembangan pemain.
Suara.com - Timnas India resmi menarik diri dari FIFA ASEAN Cup 2026.
Keputusan tersebut diambil karena jadwal turnamen berbenturan dengan laga persahabatan melawan Brasil pada 3 Oktober 2026.
Presiden Federasi Sepak Bola India (AIFF), Kalyan Chaubey, mengatakan keputusan itu diambil setelah mempertimbangkan kepentingan tim nasional selama kalender FIFA pada 21 September hingga 6 Oktober.
“Kami tidak dapat berpartisipasi di FIFA ASEAN Cup karena komitmen kami dengan federasi sepak bola Brasil,” kata Chaubey dikutip dari Hindustan Times.
Selain benturan jadwal, India juga menghadapi persoalan teknis.
Menurut Chaubey, tim nasional hanya dapat memainkan maksimal empat pertandingan selama periode internasional tersebut.
“Kami juga menghadapi persoalan teknis karena hanya empat pertandingan yang bisa dimainkan selama periode tersebut. Kami telah menginformasikan kepada FIFA dan para pejabat memahami mengapa kami terpaksa mengambil keputusan ini,” ujarnya.
Chaubey menilai laga melawan Brasil memiliki nilai strategis yang jauh lebih besar bagi perkembangan sepak bola India.
Terlebih, India sudah beberapa kali menghadapi calon lawannya di FIFA ASEAN Cup seperti Singapura dan Malaysia dalam beberapa tahun terakhir.
Baca Juga: Berlatih 2 Kali Sehari, Shin Tae-yong Pakai Metode Timnas Indonesia di Persija
“Seperti yang dibahas dalam rapat komite eksekutif, India telah empat kali bermain melawan Singapura dan Malaysia dalam tiga tahun terakhir. Kami masih mungkin mendapatkan kesempatan menghadapi mereka lagi,” kata Chaubey.
“Namun, Brasil jarang terjadi, mungkin sekali seumur hidup bagi para pemain India.”
Laga India kontra Brasil dinilai menjadi kesempatan langka untuk menguji kekuatan skuad menghadapi salah satu tim terbaik dunia.
Chaubey juga berharap pertandingan tersebut dapat meningkatkan popularitas sepak bola di India.
“Ini adalah sesuatu yang dapat mendorong perkembangan olahraga di seluruh negeri,” ujarnya.
Chaubey mengakui FIFA ASEAN Cup tetap merupakan kompetisi penting yang telah menarik perhatian besar.
Berita Terkait
-
Berlatih 2 Kali Sehari, Shin Tae-yong Pakai Metode Timnas Indonesia di Persija
-
Timnas Indonesia Bakal Turun dengan Kekuatan Penuh di FIFA ASEAN Cup, Negara Tetangga Was-was
-
Prestasi Merosot, Timnas Indonesia Mulai Kehilangan Kepercayaan Suporter?
-
Deretan Kemenangan Epik Timnas Indonesia di Momen Perayaan HUT RI 17 Agustus
-
Jakarta Mulai Bersiap, 2 Lapangan Disiapkan untuk FIFA ASEAN Cup 2026
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali