- Sejumlah legenda sepak bola seperti Ronaldo Nazario dan Diego Maradona pernah menghadapi masalah obesitas akibat berbagai faktor kesehatan.
- Dokter Riyanny Meisha Tarliman menegaskan bahwa obesitas merupakan penyakit kronis yang dipengaruhi oleh faktor genetik, biologis, dan lingkungan.
- Kepala BPOM Taruna Ikrar mengimbau masyarakat agar menerapkan metode Cek KLIK guna menghindari produk penurun berat badan ilegal.
Karena itu, upaya menurunkan berat badan secara instan menggunakan obat pelangsing ilegal atau produk yang tidak jelas keamanannya sangat tidak dianjurkan.
Dokter Spesialis Gizi Klinik, dr. Prinindita Artiara Dewi, juga mengingatkan bahaya diet ekstrem, termasuk memangkas asupan karbohidrat secara berlebihan demi mendapatkan hasil cepat.
Tubuh, termasuk orang yang aktif berolahraga, tetap membutuhkan karbohidrat sebagai sumber energi dan protein untuk membantu pemeliharaan serta perbaikan jaringan otot.
Setiap individu membutuhkan pendekatan pengelolaan berat badan yang disesuaikan dengan kondisi kesehatan dan tingkat aktivitas fisik masing-masing.
Banyak orang yang frustrasi dengan kondisi tubuhnya akhirnya menjadi korban klaim berlebihan atau overclaim produk penurun berat badan yang dijual secara daring.
Kepala BPOM RI, Prof. Dr. dr. Taruna Ikrar, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tertipu produk kesehatan yang berpotensi mengandung bahan berbahaya.
Untuk menghindari produk ilegal, BPOM menyarankan masyarakat menerapkan metode "Cek KLIK", yakni memeriksa Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa.
Pengelolaan Berat Badan Butuh Proses
Pengelolaan obesitas perlu dilakukan secara berkelanjutan berdasarkan ilmu pengetahuan dan melibatkan konsultasi dengan tenaga kesehatan profesional.
Baca Juga: Lamine Yamal Raih Gelar Piala Dunia, Era Baru Dunia Sepak Bola Telah Dimulai
Untuk membantu masyarakat mendapatkan informasi medis, platform edukasi NovoCare.id hadir sebagai sarana informasi dan edukasi terkait kesehatan serta pengelolaan obesitas.
Seperti pesepak bola yang membutuhkan latihan konsisten untuk menjaga performa, pengelolaan berat badan juga membutuhkan komitmen dan perubahan gaya hidup sehat dalam jangka panjang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Yuk Nonton Maestro Tenor Andrea Bocelli di Borobudur, Pertemuan Mahakarya Dunia dan Warisan Budaya
-
PDIP Kirim Kapal Rumah Sakit ke Flores, Hasto: Bantu Korban Tanpa Lihat Pilihan Politik
-
Bantu Korban Gempa NTT, Pemprov DKI Kumpulkan Donasi Rp5,8 Miliar
-
Beredar Kabar OTT di Kabupaten Bogor, KPK: Kami Akan Sampaikan Kepada Publik Secara Transparan
-
Mengenal Karakter Zodiak Bulan September, Si Detail Virgo dan Si Harmonis Libra
-
Keluarga Ungkap Fakta di Balik Tewasnya Kakek 80 Tahun Terserempet KRL di Cawang-Tebet
-
Banggar Tagih Profil Utang Pemerintah, Purbaya Janji Serahkan Dalam 10 Hari
-
Timeless Project Live Ajak Generasi 2000-an Bernostalgia Lewat Lima Warna Musik
-
Pemotong Rumput asal Perawang Siak Bobol Sistem Keamanan NASA
-
Golkar Rombak Susunan AKD DPR, Bamsoet Kini Jadi Anggota Biasa Komisi II