Bola / Bola Dunia
Selasa, 25 Agustus 2026 | 14:45 WIB
Pelatih Timnas Thailand, Anthony Hudson, menegaskan timnya belum menyerah meski kalah 0-2 dari Vietnam pada leg pertama final Piala AFF 2026. [Instagram]
Baca 10 detik
  • Pelatih Anthony Hudson menyatakan Thailand tetap bertekad menang pada leg kedua final Piala AFF 2026 di Hanoi.
  • Kapten Sarach Yooyen menegaskan tim Gajah Perang masih berpeluang merebut trofi meski tertinggal agregat dua gol.
  • Hudson menggunakan momen perayaan Vietnam sebagai motivasi bagi para pemain Thailand untuk bangkit membalikkan keadaan.

Suara.com - Pelatih Timnas Thailand, Anthony Hudson, menegaskan timnya belum menyerah meski kalah 0-2 dari Vietnam pada leg pertama final Piala AFF 2026.

Pelatih asal AS itu menegaskan tim Gajah Perang masih memiliki peluang untuk membalikkan keadaan pada laga leg kedua di Stadion My Dinh, Hanoi.

Hudson menegaskan target Thailand hanya satu, yakni meraih kemenangan.

“Satu-satunya target Thailand adalah menang. Kami akan berjuang habis-habisan,” kata Hudson dikutip dari Tuoitre

Kapten Thailand, Sarach Yooyen, juga menegaskan timnya masih percaya bisa merebut trofi Piala AFF 2026.

Menurutnya, peluang Thailand belum tertutup meski tertinggal dua gol dari Vietnam.

“Tidak ada yang bisa menghentikan kami meraih gelar juara. Thailand masih punya kesempatan dan akan berusaha membawa pulang trofi,” ujar Sarach.

Sarach juga menepis anggapan bahwa kekalahan Thailand pada leg pertama terjadi karena menurunkan skuad lapis kedua.

“Thailand tidak mengenal tim A atau tim B. Siapa pun yang bermain akan berjuang maksimal,” tegasnya.

Baca Juga: Malaysia Murka dengan Orang Indonesia Gegara Kevin Diks dan Calvin Verdonk, Kok Bisa?

Hudson mengungkapkan dirinya meminta para pemain Thailand tetap berada di lapangan untuk menyaksikan perayaan kemenangan Vietnam setelah leg pertama berakhir.

Menurutnya, momen tersebut sengaja dijadikan motivasi agar para pemain tetap memiliki keyakinan untuk bangkit pada leg kedua.

“Vietnam adalah tim yang sangat kuat dan saya menghormati mereka. Tetapi saya ingin para pemain percaya bahwa mereka masih bermain baik, hanya kalah pada leg pertama dan peluang masih ada,” kata Hudson.

Pelatih berusia 45 tahun itu juga menegaskan kekalahan 0-2 tidak sepenuhnya menggambarkan jalannya pertandingan.

“Kalah 0-2 hanyalah skor. Pada kenyataannya kami menciptakan banyak peluang. Saya tetap yakin bahwa semuanya belum berakhir bagi Thailand,” ujarnya.

Hudson juga mengakui kondisi Thailand berbeda dengan Vietnam di Piala AFF 2026.

Menurutnya, Thailand tidak bisa membawa seluruh pemain terbaik, sedangkan Vietnam memiliki persiapan lebih matang.

“Saya tidak memiliki seluruh pemain terbaik untuk ASEAN Cup 2026. Vietnam melakukan persiapan lebih awal, memiliki skuad lengkap dan motivasi besar untuk menjadi juara,” tutur Hudson.

Load More