- Patrick Kluivert menolak peluang melatih Timnas Senegal karena menunggu tawaran asisten pelatih Timnas Belanda.
- Jurnalis Mike Verweij mengungkap bahwa Direktur Olahraga KNVB, Nigel de Jong, menggagalkan kepastian penunjukan Kluivert.
- Verweij mengecam KNVB karena tidak memberikan kejelasan atau menghubungi Kluivert terkait keputusan posisi kepelatihan tersebut.
Ayahnya, Jerry de Jong (mantan pemain timnas Belanda), merupakan keturunan Suriname.
Nigel de Jong mengawali karier profesionalnya bersama Ajax pada 2002 hingga 2006 dan mulai mengukuhkan diri sebagai salah satu gelandang berbakat Belanda.
Setelah itu, ia melanjutkan perjalanan karier ke Hamburg SV pada 2006–2009, tempat ia berkembang menjadi gelandang bertahan yang dikenal memiliki gaya bermain agresif.
Pada 2009, De Jong bergabung dengan Manchester City dan menjadi salah satu pemain penting di lini tengah.
Bersama klub Inggris tersebut, ia turut membantu Manchester City meraih FA Cup 2011 dan gelar Premier League 2011/2012.
Setelah tiga musim di Inggris, De Jong pindah ke AC Milan pada 2012 dan bermain di Serie A hingga 2016.
Ia kemudian melanjutkan kariernya bersama LA Galaxy, Galatasaray, Mainz 05, Al Ahli, dan Al-Shahania sebelum akhirnya mengakhiri karier sebagai pemain sepak bola profesional.
Kluivert tentu tidak asing bagi sepak bola Indonesia.
Ia pernah dipercaya menjadi pelatih Timnas Indonesia sebelum masa kerjanya berakhir setelah menjalani periode singkat bersama skuad Garuda.
Baca Juga: Jay Herdman Bantah Ada Campur Tangan Ayahnya di Balik Keputusan Gabung Bali United
Periode singkat bersama Timnas Indonesia itu, Kluivert bisa dibilang gagal total.
Dari 8 pertandingan bersama Timnas Indonesia, Kluivert hanya persembahkan 3 kemenangan, 1 kali imbang dan 4 kali kalah.
Setelah tak lagi melatih Timnas Indonesia, Kluivert sempat jadi penasihat Timnas Suriname.
Berita Terkait
-
Jay Herdman Bantah Ada Campur Tangan Ayahnya di Balik Keputusan Gabung Bali United
-
Eks Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert: Tunggu Telepon Tak Kunjung Pasti Berujung Sakit Hati
-
Rapor Uji Coba Timnas U-20: Mampukah Pengalaman Nova Arianto Redam Ketangguhan Australia?
-
Malaysia Murka dengan Orang Indonesia Gegara Kevin Diks dan Calvin Verdonk, Kok Bisa?
Terpopuler
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
- 17 Kode Redeem FF 25 Agustus 2026: Kesempatan Dapat Voucher dan Skin Senjata Terbaru
- Waduk Jatigede Surut, Warga Sumedang Manfaatkan Lahan untuk Bertani
Pilihan
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
-
Sibuk Padamkan Api Saat Kebakaran, Akademisi Sebut Negara Pelit Cegah Karhutla
-
Rumor Jadi Kutu Loncat ke PSI, Ini Respon Menohok Dedi Mulyadi
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
Terkini
-
Carlos Baleba Bisa Ubah Wajah Lini Tengah Manchester United, Solusi Kejar Gelar Premier League?
-
Heboh Munculnya Kartu Chip Jelang Muktamar ke-35 NU, Ini Penjelasan Panitia
-
Kasus Rekening Botok, Bisakah Bank Memblokir Rekening Nasabah?
-
5 Kreasi Kimpul Viral ala Ibu Black Sheep: Dari Bungeoppang hingga Sushi!
-
Putusan Praperadilan Febrie Adriansyah Dibacakan Jumat, Hakim Ingatkan Jangan Ganggu Independensi
-
Jelang Aksi di DPR, Massa AMPB Kebanjiran Donasi Logistik
-
Daftar Motor Listrik Murah di Indonesia Budget di Bawah Rp 20 Juta
-
Massa Aksi Mahasiswa Memanas Saat Dihadang Menuju Titik Aksi Tugu Muda Semarang
-
Jakarta Boleh Modern, Tapi Jangan Biarkan Warga Betawi Tersingkir dari Tanah Leluhur
-
Menteri Agama Mundur dan Fokus Maju Calon Ketua Umum PBNU, Bakal Duel vs Petahana?