-
Indonesia menahan imbang Malaysia 0-0 pada laga Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.
-
Kartu merah Thom Haye menit 37 memaksa Indonesia bertahan penuh dari gempuran Malaysia.
-
Media Vietnam menyindir gaya main bertahan Indonesia serta komposisi pemain naturalisasi dan Eropa.
Suara.com - Timnas Indonesia bermain imbang 0-0 saat menghadapi Malaysia pada pertandingan kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026). Hasil tersebut mendapat sorotan dari media Vietnam, Thethao247.vn.
Mereka menyoroti pertandingan yang berubah setelah Timnas Indonesia harus bermain dengan 10 pemain akibat Thom Haye mendapat kartu merah pada menit ke-37.
Thom Haye diusir wasit setelah melakukan pelanggaran terhadap penyerang Malaysia, Arif Aiman.
Sejak saat itu, skuad Garuda lebih banyak berada dalam tekanan dan harus bekerja keras menjaga pertahanan.
Berdasarkan data SofaScore, Malaysia menguasai 63 persen penguasaan bola, sedangkan Indonesia 37 persen. Harimau Malaya juga melepaskan delapan tembakan tepat sasaran, sementara Indonesia hanya mencatatkan satu tembakan on target.
Meski bermain dengan 10 pemain, Indonesia masih sempat beberapa kali mencoba membangun serangan.
Salah satunya melalui Ole Romeny yang menusuk ke pertahanan Malaysia pada menit ke-57. Namun, peluang tersebut terhenti karena Romeny lebih dulu berada dalam posisi offside.
Di sisi lain, lini pertahanan Indonesia bekerja keras menghadapi tekanan Malaysia.
Elkan Baggott dan Justin Hubner beberapa kali melakukan intervensi penting, sementara Maarten Paes juga tampil untuk mengamankan gawang Garuda dari ancaman lawan.
Memasuki menit-menit akhir, John Herdman melakukan sejumlah pergantian pemain untuk menjaga keseimbangan tim. Rizky Ridho dan Nathan Tjoe-A-On dimainkan, sedangkan Dean James dan Ole Romeny ditarik keluar.
Performa Timnas Indonesia kemudian menjadi bahan sorotan Thethao247.vn. Media Vietnam tersebut menyinggung dominasi Malaysia yang mampu mencatatkan delapan tembakan tepat sasaran, tetapi tetap gagal mencetak gol.
Dalam unggahannya, Thethao247.vn juga menyinggung komposisi skuad Timnas Indonesia, khususnya pemain naturalisasi dan pemain diaspora yang berkarier di Eropa.
“Indonesia: 11/11 pemain diberikan status warga negara, 8 pemain bermain di Eropa. Seluruh tim fokus pada pertahanan melawan Malaysia,” tulis akun tersebut dalam komentarnya.
Thethao247.vn kemudian kembali memberikan komentar mengenai perbandingan kedua tim dengan Timnas Vietnam.
“Tim A dari kedua tim ini tidak yakin bisa mengalahkan tim nasional Vietnam,” sindir media tersebut.
Terlepas dari sorotan tersebut, hasil imbang membuat Timnas Indonesia mengoleksi empat poin dari dua pertandingan Grup A.
Skuad Garuda selanjutnya akan menghadapi Bangladesh pada pertandingan terakhir grup, Kamis (1/10/2026).
Pada waktu yang sama, Malaysia akan menghadapi Singapura. Kedua pertandingan dijadwalkan berlangsung mulai pukul 19.30 WIB.