-
Timnas Indonesia menahan imbang Malaysia tanpa gol walau bermain sepuluh orang sejak babak pertama.
-
Media Belanda Voetbalprimeur memuji penampilan pantang menyerah skuad Garuda usai Thom Haye dikartu merah.
-
Suporter di tribun GBK menyuarakan kerinduan pada kepemimpinan Shin Tae-yong saat laga berlangsung.
Fenomena gema nama juru taktik asal Korea Selatan ini bukan kali pertama terjadi dalam pertandingan resmi Garuda. Saat tim nasional masih berada di bawah kendali Patrick Kluivert, gemuruh kekecewaan serupa juga kerap membahana ketika tim mendapat hasil kurang memuaskan.
Kerinduan publik sepak bola nasional tidak lepas dari deretan tinta emas yang diukir pada era kepemimpinan Shin Tae-yong. Tangan dinginnya sukses mengantar Indonesia menembus putaran final Piala Asia hingga melangkah jauh di Kualifikasi Piala Dunia.
Reaksi kekecewaan suporter dari atas tribun rupanya merusak suasana batin para penggawa yang telah menguras keringat di lapangan. Kapten tim Kevin Diks menyayangkan sikap penonton yang dinilai kurang menghargai kerja keras seluruh elemen tim.
Sebelum laga sengit derby Melayu ini bergulir, Timnas Indonesia tengah berupaya membangun konsistensi permainan di panggung FIFA ASEAN Cup 2026. Persaingan ketat di Grup A menuntut setiap tim meraih poin maksimal demi mengamankan tiket melaju ke babak semifinal.