John Herdman Kasih Sinyal Rombak Pemain Hadapi Bangladesh, Singgung Jumlah Gol di Liga

Kamis, 01 Oktober 2026 | 10:39 WIB
Timnas Indonesia saat berlaga di FIFA ASEAN Cup. (Instagram/@timnasindonesia)
BACA 10 DETIK
  • John Herdman memberi sinyal rotasi pemain Timnas Indonesia menjelang laga penentu melawan Bangladesh.

  • Keputusan pemilihan pemain didasarkan pada data statistik, catatan gol, dan level kompetisi pemain.

  • Egy Maulana Vikri dan Rayhan Hannan berpeluang tampil untuk membongkar pertahanan blok rendah lawan.

Suara.com - Pelatih John Herdman memberikan sinyal akan merombak komposisi pemain Timnas Indonesia saat berhadapan dengan Bangladesh pada laga pamungkas Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Kamis (1/10/2026) malam. Langkah ini diambil karena Indonesia tidak sekadar mencari kemenangan, melainkan mengejar selisih gol dari Malaysia yang bertengger di puncak klasemen.

Peluang tampil kini terbuka lebar bagi Rayhan Hannan dan Egy Maulana Vikri yang minim menit bermain pada dua laga awal. Herdman mengisyaratkan siap menurunkan mereka untuk menambah daya dobrak dan membongkar pertahanan rapat lawan.

Keputusan menurunkan pemain akan berpatokan pada statistik performa serta kebutuhan taktik di lapangan. Pelatih berpaspor Inggris tersebut meneliti secara detail catatan gol, posisi, hingga kontribusi pemain dalam kurun satu tahun terakhir.

John Herdman memohon dukungan penuh suporter saat Indonesia melawan Bangladesh pada laga penentu Grup A. (Antara)

“Ketika melihat keputusan seorang pelatih, kami juga melihat data statistik. Kami melihat jumlah gol pemain dalam satu musim, posisi mereka bermain, dan berapa banyak gol yang dicetak pemain dalam periode 12 bulan," kata John Herdman kepada awak media.

Rekam jejak karier serta kompetisi tempat para pemain bernaung juga menjadi indikator penting dalam penentuan susunan pemain. Faktor tersebut membantu staf kepelatihan memetakan potensi pencetak gol andalan di dalam tim.

“Karier seorang pemain juga menceritakan sesuatu. Jika Anda melihat berapa banyak gol yang dicetak Luke Vickery atau berapa banyak gol yang dicetak Joey Pelupessy, Anda mulai bertanya, siapa pencetak gol dalam tim ini?” tutur Herdman.

“Kemudian Anda juga melihat level kompetisi yang dimainkan para pemain ini. Mereka bermain di level yang lebih tinggi. Saya pikir Kevin Diks sudah mencetak enam gol,” imbuhnya.

Atribut kretivitas menjadi alasan utama di balik terbukanya peluang tampil bagi Egy dan Hannan. Kehadiran amunisi dengan visi bermain tinggi sangat dibutuhkan ketika Bangladesh diperkirakan bakal menerapkan taktik bertahan total.

“Jadi sekali lagi, saya selalu mengatakan, jika Anda menggali lebih dalam fakta-faktanya, itu sangat membuka banyak hal,” ungkap Herdman.

“Namun, para pemain tersebut adalah pemain kreatif, sangat kreatif dan menarik. Ketika pertandingan menjadi ketat dan lawan bertahan dengan blok rendah, Anda membutuhkan pemain-pemain seperti Egy yang bisa membuka ruang dan situasi,” terang Herdman.

Kemampuan memberikan umpan matang dan menciptakan peluang menjadi nilai tambah yang dicari dari kedua pemain tersebut. Herdman menegaskan bahwa kontribusi di lapangan tidak melulu diukur dari catatan gol pribadi.

“Jadi, bukan hanya soal gol. Mungkin Egy dan Hannan lebih dikenal karena assist yang mereka berikan,” pungkasnya.

Persaingan di Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 menuntut Indonesia tampil ekstra ofensif pada laga pamungkas penyisihan grup. Kemenangan dengan margin gol besar menjadi syarat mutlak demi mengamankan posisi teratas klasemen akhir.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com