-
Timnas Indonesia menghadapi Bangladesh pada laga pamungkas Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.
-
John Herdman meminta pemain tampil maksimal sebagai bentuk penghormatan bagi korban Tragedi Kanjuruhan.
-
Kemenangan atas Bangladesh sangat krusial demi mengamankan posisi juara Grup A dari Malaysia.
Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membawa pesan khusus menjelang pertandingan melawan Bangladesh pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.
Duel Indonesia kontra Bangladesh akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (1/10/2026). Pertandingan tersebut bertepatan dengan momen peringatan Tragedi Kanjuruhan yang terjadi pada 1 Oktober 2022.
Herdman menyadari bahwa tanggal pertandingan memiliki makna khusus bagi sepak bola Indonesia. Karena itu, ia memastikan skuad Garuda turut memberikan penghormatan kepada para korban tragedi tersebut.
"Secara internal, tentu saja. Tim ini adalah representasi dari sepak bola di negara ini," ujar Herdman saat menjawab pertanyaan mengenai peringatan Tragedi Kanjuruhan.
Pelatih asal Kanada tersebut mengaku sudah mengetahui tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan sejak dirinya masih menangani Timnas Kanada. Menurut Herdman, peristiwa tersebut bahkan mendapat perhatian hingga ke Amerika Utara.
"Saat masih berada di Kanada, Amerika Utara, kami sudah tahu betul apa yang terjadi di sini dan sempat mengheningkan cipta dalam suatu pertandingan," kenang Herdman.
Bagi Herdman, tragedi yang menelan banyak korban tersebut tidak boleh sekadar menjadi catatan masa lalu. Ia menilai sepak bola harus terus belajar dari kejadian tersebut agar tragedi serupa tidak kembali terjadi.
"Jika kita lupa, kita tidak akan belajar," tegas Herdman.
Pesan tersebut kemudian ia kaitkan dengan pertandingan Timnas Indonesia melawan Bangladesh. Herdman meminta para pemain menjadikan momen tersebut sebagai pengingat untuk memberikan penampilan terbaik ketika mengenakan seragam Merah-Putih.
Menurutnya, penghormatan kepada para korban juga dapat diwujudkan melalui perjuangan maksimal di lapangan. Para pemain diminta menunjukkan sikap yang mencerminkan tanggung jawab sebagai bagian dari Timnas Indonesia.
"Penting bagi para pemain untuk tampil mewakili negara dengan cara yang benar besok, sekaligus memberi penghormatan bagi mereka yang kehilangan nyawanya," pungkasnya.
Pertandingan melawan Bangladesh sendiri memiliki arti penting bagi Timnas Indonesia. Skuad Garuda membutuhkan hasil maksimal untuk menjaga peluang finis di posisi teratas Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.
Indonesia saat ini mengoleksi empat poin dari dua pertandingan. Jumlah tersebut sama dengan Malaysia yang berada di puncak klasemen, tetapi Harimau Malaya memiliki keunggulan satu gol dalam selisih gol.
Pada pertandingan lainnya, Malaysia akan menghadapi Singapura di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung. Kedua pertandingan Grup A tersebut dijadwalkan berlangsung pada Kamis (1/10/2026) pukul 19.30 WIB.
Karena itu, duel kontra Bangladesh bukan hanya menjadi laga penentuan bagi perjalanan Indonesia di turnamen. Pertandingan tersebut juga berlangsung pada tanggal yang mengingatkan sepak bola Indonesia terhadap salah satu tragedi paling kelam dalam sejarahnya.