Chanathip Songkrasin Terpukau dengan Timnas Indonesia Era Sekarang, Kenapa?

Senin, 05 Oktober 2026 | 11:40 WIB
Pemain Thailand yang kini berseragam klub J1 League, Kawasaki Frontale, Chanathip Songkrasin. [J League]
BACA 10 DETIK
  • Chanathip Songkrasin menilai kualitas Timnas Indonesia meningkat pesat berkat hadirnya pemain keturunan berkarier di Eropa.

  • Timnas Indonesia akan menantang Thailand dalam laga final FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK Jakarta.

  • Kapten Thailand mengaku sangat antusias kembali bertanding melawan Skuad Garuda pada laga puncak tersebut.

Suara.com - Kapten Timnas Thailand, Chanathip Songkrasin, melihat perubahan besar dalam kekuatan Timnas Indonesia dibandingkan ketika dirinya pertama kali menghadapi Skuad Garuda.

Chanathip sudah cukup lama menjadi rival Timnas Indonesia. Gelandang berusia 32 tahun itu bahkan telah beberapa kali berhadapan dengan Skuad Garuda dalam berbagai ajang bersama Thailand.

Kini, Chanathip kembali bersiap menghadapi Timnas Indonesia. Kali ini, kedua tim akan bertemu pada final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026) malam WIB.

Pemain tim nasional Thailand Chanathip Songkrasin. Roslan RAHMAN / AFP

Menurut Chanathip, sepak bola di kawasan Asia Tenggara telah berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Perkembangan tersebut juga terlihat dari perubahan komposisi dan kualitas pemain Timnas Indonesia.

"Mungkin hampir tiga atau empat tahun lalu kami bertemu dengan Indonesia di final. Tentu saja, kalau ditanya apakah banyak perubahan, sekarang semua negara di ASEAN sudah berkembang sangat pesat," ujar Chanathip dalam konferensi pers sebelum pertandingan, Minggu (4/10/2026).

Salah satu perubahan yang paling mencolok menurut Chanathip adalah semakin banyaknya pemain keturunan yang memperkuat Timnas Indonesia.

"Kemudian, dari para pemain sepak bola, sekarang juga banyak terdapat pemain keturunan. Saat ini, Indonesia memiliki cukup banyak pemain keturunan," jawab Chanathip.

Kehadiran pemain keturunan tersebut membuat kualitas Timnas Indonesia ikut meningkat. Chanathip menilai banyak dari mereka memiliki pengalaman bermain di kompetisi dengan level tinggi.

Bahkan, sejumlah pemain diaspora Indonesia kini berkarier di kasta tertinggi kompetisi Eropa. Pengalaman tersebut dinilai memberikan keuntungan tersendiri bagi Skuad Garuda ketika menghadapi tim-tim di kawasan Asia Tenggara.

"Mereka juga bermain di liga dengan level yang sangat tinggi. Tentu saja, mereka memiliki kekuatan fisik serta kemampuan dan keterampilan yang sangat baik," ucap Chanathip.

Chanathip pun mengaku antusias kembali menghadapi Timnas Indonesia. Terlebih, pertemuan kali ini memiliki taruhan besar karena kedua tim akan memperebutkan trofi FIFA ASEAN Cup 2026.

"Saya merasa senang, sangat senang, bahwa besok akhirnya kami akan bertemu dengan mereka. Kami sudah menunggu selama beberapa waktu untuk bisa bertemu dengan mereka lagi," tambah pemain berusia 32 tahun itu.

Chanathip memiliki pengalaman menghadapi Timnas Indonesia sejak beberapa tahun lalu. Salah satu pertemuan paling berkesan terjadi pada leg pertama final Piala AFF 2020.

Saat itu, Chanathip mencetak dua gol dan membantu Thailand menang telak 4-0 atas Indonesia di Stadion Nasional, Singapura.

Pertemuan terakhir Chanathip dengan Timnas Indonesia bersama Thailand terjadi pada leg kedua final Piala AFF 2020. Dalam pertandingan tersebut, kedua tim bermain imbang 2-2.

Kini, setelah beberapa tahun berlalu, Chanathip akan kembali berhadapan dengan Skuad Garuda. Namun, Timnas Indonesia yang dihadapinya kali ini sudah mengalami banyak perubahan.

Kualitas pemain keturunan yang berkarier di level tinggi Eropa menjadi salah satu hal yang mendapat perhatian khusus dari kapten Thailand tersebut.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com