BACA 10 DETIK
- Mantan pesepak bola Swiss, Ramon Vega, kembali menantang Gianni Infantino dalam pemilihan Presiden FIFA di Maroko.
- Pemilihan presiden organisasi sepak bola dunia tersebut dijadwalkan akan diselenggarakan pada tanggal 18 Maret 2027 mendatang.
- Ramon Vega mengklaim telah mengantongi dukungan tertulis dari lima federasi anggota untuk maju sebagai kandidat resmi.
Menurutnya, FIFA membutuhkan mekanisme pengawasan dan pengambilan keputusan yang lebih demokratis, termasuk dalam pembuatan kompetisi baru seperti FIFA ASEAN Cup 2026.
"Presiden harus memiliki kewenangan, tetapi bukan kewenangan terakhir. Harus ada integritas di dalamnya dan sistem yang jauh lebih demokratis daripada otokratis," ujarnya.
Vega juga membawa pengalaman dari dua dunia. Setelah pensiun sebagai pemain, ia berkarier di sektor keuangan dan menjadi penasihat sejumlah klub.
"Saya mantan pesepak bola dan memahami sistem serta tata kelola sepak bola internasional, tetapi dari posisi yang sangat netral. Saya bukan bagian dari sistem, saya bagian dari permainan," katanya.