Shin Tae-yong Tak Bisa Maksimalkan Latihan Persija, Pemanggilan Pemain ke Timnas Jadi Kendala

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 13:43 WIB
Pelatih Persija Shin Tae-yong saat konferensi pers menjawab pertanyaan awak media mengenai nasib Van Basty Souza di tim besutannya jelang bergulirnya Super League 2026/2027 [dok. Persija].
BACA 10 DETIK
  • Pemanggilan pemain ke tim nasional mengganggu pemantapan organisasi permainan Persija Jakarta.

  • Jeda kompetisi Super League dimanfaatkan skuad Persija untuk memulihkan kebugaran fisik.

  • Shin Tae-yong baru bisa menilai dampak jeda liga setelah melihat performa di lapangan.

Suara.com - Persija Jakarta menghadapi tantangan tersendiri selama masa jeda kompetisi Super League 2026/2027. Pelatih Macan Kemayoran, Shin Tae-yong, mengakui persiapan timnya tidak berjalan maksimal karena sejumlah pemain harus memenuhi panggilan tim nasional.

Absennya beberapa pemain membuat Shin Tae-yong kesulitan mematangkan organisasi permainan secara menyeluruh. Padahal, Persija membutuhkan persiapan yang optimal untuk menghadapi pertandingan berikutnya.

Meski begitu, pelatih asal Korea Selatan tersebut menilai jeda kompetisi tidak sepenuhnya merugikan timnya. 

Waktu istirahat yang lebih panjang memberikan kesempatan kepada para pemain untuk memulihkan kondisi fisik setelah menjalani jadwal pertandingan yang padat.

Shin Tae-yong mengatakan, ketidaklengkapan skuad menjadi salah satu kendala utama dalam menjalankan program latihan selama jeda kompetisi.

"Salah satu kendala yang kami hadapi adalah beberapa pemain dipanggil untuk memperkuat tim nasional," kata Shin Tae-yong kepada awak media.

"Akibatnya, kami tidak bisa berlatih bersama secara maksimal, terutama untuk membangun organisasi permainan tim," jelasnya.

Situasi tersebut membuat tim pelatih harus bekerja ekstra untuk memastikan seluruh pemain tetap memahami skema permainan yang disiapkan. 

Terlebih, waktu untuk menyatukan kembali skuad sebelum pertandingan resmi relatif terbatas.

Di sisi lain, Shin Tae-yong melihat adanya keuntungan dari jeda kompetisi. Para pemain yang tetap berlatih bersama tim memiliki kesempatan untuk beristirahat dengan lebih baik dan menjaga kebugaran sebelum kembali menghadapi ketatnya persaingan liga.

"Namun, selama masa jeda tersebut, para pemain juga memiliki waktu untuk beristirahat dengan baik. Kami pun tetap menjalankan program latihan sesuai dengan rencana," tambah pelatih berusia 55 tahun tersebut.

Mantan pelatih Timnas Indonesia itu pun belum ingin menyimpulkan apakah jeda kompetisi lebih banyak memberikan keuntungan atau justru merugikan Persija.

Menurutnya, dampak dari masa persiapan tersebut baru bisa terlihat ketika para pemain kembali bertanding. 

Performa di lapangan akan menjadi tolok ukur untuk menilai sejauh mana program latihan yang telah dijalankan mampu menjaga kesiapan tim.

"Karena itu, sulit untuk mengatakan secara pasti apakah jeda kompetisi ini memberikan dampak positif atau negatif terhadap kondisi tim," ia menjelaskan.

"Kami akan melihat bagaimana kondisi dan performa para pemain saat pertandingan besok berlangsung," pungkasnya.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com