-
Bonek menggalang donasi masker bagi korban karhutla saat laga Persebaya kontra PSS Sleman.
-
Kampanye One Man One Mask mengajak seluruh suporter membawa masker ke Stadion Gelora Bung Tomo.
-
Aksi ini merespons parahnya pencemaran udara akibat ribuan titik api di berbagai daerah.
AQI digunakan untuk menggambarkan tingkat pencemaran udara dan potensi dampaknya terhadap kesehatan. Nilai di atas 150 umumnya menunjukkan kondisi udara tidak sehat, sedangkan angka di atas 300 masuk kategori berbahaya.
Melalui gerakan One Man One Mask, Bonek berupaya mengajak suporter mengubah kepedulian menjadi aksi nyata. Masker yang terkumpul nantinya akan disalurkan kepada masyarakat terdampak sesuai mekanisme distribusi yang disiapkan komunitas.
Kepedulian terhadap sesama bukan hal baru bagi Bonek. Dalam sejumlah kesempatan, komunitas suporter ini terlibat dalam aksi kemanusiaan untuk membantu masyarakat yang menghadapi bencana maupun kesulitan hidup.
Di Nusa Tenggara Timur (NTT), misalnya, Bonek pernah terlibat dalam pembangunan jaringan air bersih. Mereka juga ikut membantu proses evakuasi korban gempa bumi di wilayah tersebut.
Aksi serupa dilakukan ketika banjir bandang melanda Aceh dan Sumatera Utara. Bonek juga pernah berkolaborasi dengan manajemen Persebaya menggalang donasi peralatan sekolah setelah muncul kabar seorang anak di NTT meninggal dunia akibat persoalan ekonomi keluarga yang berkaitan dengan kebutuhan sekolah. Bantuan kemudian disalurkan ke sejumlah daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Kini, melalui penggalangan masker menjelang laga Persebaya kontra PSS, Bonek kembali menegaskan bahwa dukungan terhadap sepak bola bisa berjalan beriringan dengan kepedulian sosial.
Bagi mereka, semangat di tribun tak harus berhenti ketika pertandingan usai, tetapi juga dapat diwujudkan melalui aksi nyata untuk membantu masyarakat.