- Komdis menjatuhkan sanksi kepada PSGC dan PSIS akibat keributan suporter di Stadion Galuh, Ciamis, pada 17 Oktober 2026.
- PSIS Semarang menerima hukuman paling berat berupa denda Rp15 juta serta larangan membawa suporter dalam enam pertandingan tandang.
- PSGC Ciamis dikenai denda Rp15 juta dan larangan satu laga tandang, sementara panitia pelaksana didenda Rp20 juta.
Suara.com - Komite Disiplin (Komdis) menjatuhkan sanksi kepada PSGC Ciamis dan PSIS Semarang menyusul keributan suporter dalam pertandingan Championship 2026/2027 di Stadion Galuh, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Sabtu (17/10/2026).
PSIS menerima hukuman lebih berat dengan larangan membawa suporter dalam enam pertandingan tandang.
Direktur Utama I.League Ferry Paulus mengatakan, PSIS Semarang juga dikenai denda Rp15 juta.
Sementara itu, PSGC Ciamis dijatuhi larangan membawa suporter dalam satu pertandingan tandang dan denda Rp15 juta.
“Terjadi keributan antara suporter PSGC dan suporter PSIS Semarang pada saat pertandingan dan setelah pertandingan berakhir,” kata Ferry.
Selain kedua klub, panitia pelaksana pertandingan PSGC Ciamis juga dijatuhi denda Rp20 juta.
Hukuman tersebut diberikan setelah panitia dinilai gagal menjaga ketertiban dan keamanan selama pertandingan berlangsung.
Ferry menjelaskan, sanksi terhadap PSGC Ciamis didasarkan pada dua pelanggaran berbeda.
Pelanggaran pertama berkaitan dengan kegagalan menjaga ketertiban dan keamanan yang mengakibatkan bus tim tamu tertahan.
Pelanggaran kedua adalah keributan antara suporter kedua tim yang terjadi saat pertandingan hingga setelah laga berakhir.
Insiden tersebut menjadi salah satu dasar Komdis menjatuhkan sanksi disiplin kepada kedua klub.
“Keputusan larangan kehadiran suporter PSGC sebanyak satu pertandingan tandang (away) ke PSIS Semarang,” ujar Ferry saat menjelaskan keputusan Komdis.
Sanksi larangan membawa suporter dalam enam pertandingan tandang menjadi hukuman paling berat dalam keputusan tersebut.
Kebijakan ini membatasi kehadiran pendukung PSIS saat tim berjuluk Laskar Mahesa Jenar itu menjalani laga di markas lawan.
Adapun PSGC Ciamis hanya dikenai larangan membawa suporter dalam satu pertandingan tandang, selain denda Rp15 juta.
Panitia pelaksana pertandingan juga harus membayar denda Rp20 juta atas evaluasi penyelenggaraan keamanan dan ketertiban. [Antara]