- Harry Kane meraih penghargaan Ballon d'Or 2026 di London setelah tampil gemilang bersama Bayern Munich.
- Striker Bayern Munich tersebut mencetak 61 gol dalam 51 pertandingan serta membawa timnya meraih dua gelar domestik.
- Kapten timnas Inggris itu sukses mengungguli Kylian Mbappe dan Lamine Yamal dalam pemungutan suara akhir.
Penyerang Inggris itu juga aktif membangun serangan dengan sesekali turun jauh ke area tengah hingga mendekati lini pertahanan timnya sendiri.
Pergerakan tersebut membuat Kane memiliki peran lebih luas dibandingkan penyerang yang hanya menunggu peluang di kotak penalti.
Kemampuannya menghubungkan permainan dan membantu rekan setim membangun serangan turut memperkuat argumen atas kelayakannya menerima penghargaan individu tersebut.
Kombinasi produktivitas dan kontribusi dalam permainan kolektif menjadikan Kane sosok penting bagi Bayern Munich.
Kane mampu menjalankan peran sebagai pencetak gol sekaligus pemain yang terlibat dalam proses terciptanya peluang.
Harry Kane Ungguli Mbappe dan Lamine Yamal
Dalam pemungutan suara Ballon d'Or 2026 yang diselenggarakan oleh majalah sepak bola Prancis France Football bersama UEFA, Kane berhasil mengungguli sejumlah pemain top dunia.
Dua pesaing terbesarnya adalah Kylian Mbappe dan Lamine Yamal.
Mbappe harus puas menempati posisi kedua, sedangkan Yamal secara mengejutkan berada di peringkat ketiga.
Padahal, Yamal menjalani musim yang mengesankan bersama Barcelona dan tim nasional Spanyol.
Yamal juga kembali memenangkan Kopa Trophy untuk ketiga kalinya secara beruntun.
Namun, pencapaian tersebut belum cukup untuk mengalahkan Kane dalam perebutan penghargaan utama Ballon d'Or.