- Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional mencatat harga cabai rawit merah nasional mencapai Rp94.700 per kilogram pada 27 Oktober 2026.
- Komoditas cabai rawit merah secara nasional mengalami penurunan harga sebesar 10,19 persen meskipun masih berada di level tinggi.
- Berbagai jenis cabai dan bawang mengalami penurunan harga, sementara beras kualitas medium dan super justru mencatat kenaikan.
Suara.com - Harga cabai rawit merah di pasar tradisional secara nasional mencapai Rp94.700 per kilogram (kg) pada Selasa (27/10/2026). Meski masih berada di level tinggi, harga komoditas tersebut turun 10,19 persen dibandingkan periode sebelumnya.
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) Bank Indonesia yang dilihat melalui situs web bi.go.id/hargapangan pukul 10.40 WIB, penurunan harga cabai rawit merah menjadi salah satu perubahan terbesar di antara sejumlah komoditas pangan yang dipantau.
Selain cabai rawit merah, harga cabai merah keriting juga mengalami penurunan. Harga komoditas tersebut tercatat Rp81.750 per kg, turun 7,21 persen.
Penurunan juga terjadi pada cabai rawit hijau yang dibanderol Rp74.150 per kg, atau turun 7,43 persen. Sementara itu, harga cabai merah besar tercatat Rp68.200 per kg.
Dengan demikian, cabai rawit merah menjadi komoditas cabai dengan harga rata-rata tertinggi di antara empat jenis cabai yang tercantum dalam data PIHPS tersebut.
Di sisi lain, harga sejumlah komoditas pangan lainnya bergerak bervariasi. Harga bawang merah ukuran sedang turun 2,28 persen menjadi Rp36.400 per kg, sedangkan bawang putih ukuran sedang turun 3,48 persen menjadi Rp37.400 per kg.
Adapun harga beras masih mengalami kenaikan. Beras kualitas medium II mencapai Rp17.000 per kg, naik 3,66 persen atau Rp600 dibandingkan periode sebelumnya. Beras kualitas super I juga naik 1,95 persen menjadi Rp18.300 per kg.
Data PIHPS Bank Indonesia merupakan rata-rata harga pangan nasional di pasar tradisional dari berbagai provinsi di Indonesia. Harga di masing-masing daerah dapat berbeda dari rata-rata nasional tersebut.