Suara.com - Bank Rakyat Indonesia (BRI) menawarkan program khusus KPR bekerjasama dengan beberapa developer Indonesia. Program khusus KPR BRI suku bunga mulai 3,65 persen ini berlaku pada 16 Agustus-31 Desember 2024.
Jika kamu sudah lama menginginkan rumah untuk diri sendiri, program KPR mungkin bisa menjadi solusi. Di Indonesia, berlaku KPR Subsidi dan KPR Non-subsidi. Pembeli KPR tidak perlu menyediakan dana tunai karena dapat memanfaatkan fasilitas kredit pembelian rumah (KPR) dari Bank. Kamu hanya perlu memenuhi syarat membeli rumah secara KPR.
Persyaratan mengajukan KPR
Persyaratan dalam mengajukan KPR di bank relatif sama, di antaranya:
1. Memiliki KTP suami dan atau istri (bila sudah menikah)
2. Kartu Keluarga
3. Keterangan penghasilan atau slip gaji
4. Menyerahkan laporan keuangan, khusus untuk wiraswasta
5. Memiliki NPWP pribadi untuk kredit di atas Rp100 juta
6. Memiliki SPT PPh Pribadi untuk kredit di atas Rp50 juta.
7. Salinan sertifikat induk dan atau pecahan bila akan membeli dari developer
8. Salinan sertifikat bila jual beli perorangan
9. Salinan IMB
Tahun ini kamu bisa mewujudkan rencana membeli rumah impianmu bersama program khusus KPR BRI suku bunga mulai 3,65 persen. Program khusus ini berlaku untuk pembelian rumah dengan KPR BRI di Developer tier 1 rekanan BRI. Berikut daftar developer yang dimaksudkan:
1. Ciputra
2. Metropolitan Land
3. Summarecon
4. Sinarmas Land
5. Pakuwon
6. Parumnas
7. Jaya Real Property
8. Adhi Realty
9. Meodernland
10. Bumi Serpong Damai
11. Wika Realty
12. Lippo Group
13. Agung Sedayu Group
14. Agung Podomoro Land
Ketentuan Program khusus KPR BRI
Berikut ketentuan suku bunga, DP, serta jangka waktu kredit yang harus diperhatikan.
Baca Juga: KPR BRI Usia 21 Tahun? Ini Syarat dan Cara Daftar Online!
- Suku Bunga, ditentukan melalui price list developer
1. 2,75 persen fixed 1 tahun lalu counter rate, minimal tenor 3 tahun.
2. 2,75 persen fixed 3 tahun lalu counter rate, minimal tenor 15 tahun
3. 3,75 persen fixed 3 tahun lalu counter rate, minimal tenor 10 tahun.
4. 6,75 persen fixed 3 tahun lalu counter rate, minimal tenor 5 tahun
5. 3.75 persen fixed 5 tahun lalu counter rate, minimal tenor 15 tahun
6. 4,75 persen fixed 5 tahun lalu counter rate, minimal tenor 12 tahun
7. 5,75 persen fixed 5 tahun lalu counter rate, minimal tenor 10 tahun.
- DP mulai dari 0 persen.
- Jangka waktu pembayaran maksimal sampai 25 tahun untuk fixed income dan 20 tahun untuk non fixed income.
Syarat program khusus KPR BRI
Agar bisa bergabung menikmati syarat program khusus KPR BRI suku bunga mulai 3,65 persen, kamu harus memenuhi syarat sebagai berikut:
1. Warga Negara Indonesia (WNI) dan Warga Negara Asing (WNA)
2. KPR BRI untuk WNA ditujukan bagi WNA Fixed Income dengan ketentuan sertifikat objek KPR BRI harus atas nama suami/istri yang berstatus WNI.
3. KPR BRI untuk WNA jatuh tempo maksimal 1 tahun sebelum kontrak kerja WNA tersebut berakhir
4. KPR BRI Program khusus ini diberikan kepada WNA dan WNI yang keduanya memiliki perjanjian pra nikah (prenuptial agreemenf).
5. Usia nasabah minimal 21 tahun atau sudah menikah.
6. Nasabah tidak memiliki tunggakan kredit di Bank manapun, dapat dibuktikan dengan hasil BI Checking.
7. Debitur membuka rekening Tabungan BRI dan memberikan Surat Kuasa bermaterai untuk mendebet rekening tersebut sebagai pembayaran kreditnya.
8. Menyertakan tamabhan dokumen berupa surat pernyataan, paling kurang memuat keterangan mengenai fasilitas KPP yang sedang diterima maupun yang sedang dalam proses pengajuan permohonan baik di Bank BRI maupun di Bank lain.
Kelengkapan dokumen
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Diduga Eksploitasi Anak Demi Konten Vape, YouTuber Bigmo Jalani Pemeriksaan di Polda Metro
-
Bikin Mobil Mengkilap Sendiri Kini Lebih Mudah dengan Empat Produk Terbaru dari Diton
-
Dari Jayapura, Baleg DPR Serap Aspirasi untuk Penyusunan RUU Masyarakat Adat
-
Tak Ada Nama Lain, Prabowo Ajukan Destry Damayanti Jadi Calon Tunggal Gubernur BI ke DPR
-
BNI Gandeng Prasetiya Mulya, Perkuat Ekosistem Keuangan Kampus
-
Ruko Fotokopi di Ponorogo Rata dengan Tanah Usai Perselingkuhan Terbongkar
-
Ulasan The First Responders Season 1: Kerja Sama Polisi dan Damkar di Tengah Situasi Darurat
-
Begini Strategi Damkar Padamkan Api Nipah Mall, Salah Satu Gedung Tinggi di Makassar
-
Timnas Indonesia Main Dua Stadion Ikonik Akan Jadi Venue FIFA ASEAN Cup 2026
-
Transportasi ke Kepulauan Seribu Bakal Dikelola Transjakarta, Pramono Janjikan Tarif Murah