Suara.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan dengan merenovasi gedung SDI Sorobaya di Desa Bontosunggu, Kecamatan Bontonompo Selatan, Kabupaten Gowa. Program ini merupakan bagian dari Corporate Social Responsibility (CSR) BRI yang bertajuk "BRI Peduli Ini Sekolahku".
Peresmian gedung sekolah hasil renovasi dilakukan langsung oleh Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, pada Senin (10/3). Acara ini ditandai dengan penandatanganan prasasti yang disaksikan oleh Kepala Cabang BRI Sungguminasa, Andre Ferdyan, dan Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis.
Andre Ferdyan menyampaikan bahwa sebagai lembaga keuangan yang peduli terhadap pembangunan, BRI berkomitmen untuk terus mendukung program-program yang memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya di bidang pendidikan.
“Program CSR BRI Peduli dengan tema 'Ini Sekolahku' yang kami serahkan hari ini merupakan wujud nyata komitmen kami dalam membangun bangsa,” ujar Andre.
Bantuan yang diberikan BRI mencakup renovasi gedung belajar SDI Sorobaya dan pembangunan toilet untuk siswa-siswi, dengan total nilai pembangunan mencapai Rp730 juta. “Kami berharap renovasi ini dapat memberikan kenyamanan dan fasilitas belajar yang lebih baik bagi para siswa dan guru. Semoga ini juga menjadi motivasi bagi siswa untuk lebih giat belajar dan bagi guru untuk lebih semangat mengajar,” tambah Andre.
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, mengapresiasi kontribusi BRI dalam meningkatkan fasilitas pendidikan di wilayahnya.
“Gedung sekolah adalah simbol komitmen kita untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan kondusif bagi peserta didik. Dengan selesainya renovasi ini, semoga semangat belajar siswa-siswi SDI Sorobaya semakin meningkat,” ujar Bupati.
Ia juga menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas pendidikan. “Kehadiran BRI membawa atmosfer yang luar biasa dan menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Saya berharap kerja sama ini dapat berlanjut, tidak hanya di bidang pendidikan, tetapi juga di bidang kesehatan dan lainnya,” kata Sitti Husniah.
Bupati Gowa juga berpesan kepada para guru dan masyarakat untuk menjaga dan merawat gedung sekolah yang telah direnovasi. “Kepada para guru, tolong jaga dan rawat bangunan ini agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang,” pesannya.
Baca Juga: Anggap Kartu Merah Maciej Gajos Tak Adil, Carlos Pena Meradang
Program CSR "BRI Peduli Ini Sekolahku" tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi siswa dan guru SDI Sorobaya, tetapi juga menjadi contoh nyata bagaimana perusahaan dapat berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur pendidikan. Dengan fasilitas yang lebih baik, diharapkan kualitas pendidikan di daerah tersebut dapat meningkat, mendorong terciptanya generasi muda yang lebih berkualitas.
BRI terus menunjukkan dedikasinya sebagai perusahaan yang peduli terhadap pembangunan sosial, khususnya di bidang pendidikan. Melalui program-program CSR seperti ini, BRI berharap dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia.
Tag
Berita Terkait
-
Terima Tantangan Persis Solo, PSS Sleman Ingin Beri Jamuan Mimpi Buruk
-
Program Mudik Bersama BUMN 2025: BRI Berangkatkan Ribuan Pemudik ke Pulau Jawa dan Sumatera Secara Gratis
-
Anggap Kartu Merah Maciej Gajos Tak Adil, Carlos Pena Meradang
-
Perkuat Ketahanan Sosial Masyarakat, BRI Group Berbagi 100.000 Paket Sembako Bagi di Bulan Ramadan
-
Hadapi Semen Padang, Persib Kehilangan Banyak Pemain
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Menghidupkan Kembali Nilai Sampah Lewat Filosofi Hamemayu Hayuning Bawono, Bagaimana Praktiknya?
-
Goldfinches, Buku Cantik tentang Kebahagiaan dalam Hal-Hal Sederhana
-
Dialami Penjaga Rumah Febrie Adriansyah, Pakar Farmakologi Ungkap Sebab Mulut Bisa Berbusa
-
Macet Jakarta Tak Berujung, Dishub DKI Akui Kekurangan 'Senjata' Hadapi Truk Besar Mogok
-
Pemerintah Luruskan Isu Larangan Vape, Pelaku Industri Bernafas Lega
-
Kupas Tuntas Transportasi Jakarta: Beneran Bikin Hemat atau Malah Ribet?
-
Aturan AI Berlaku, Korporasi dan Sektor Keuangan RI Bisa Terancam Denda 2% dari Pendapatan
-
Bukan 'Ujug-ujug', Terungkap Alasan Kaesang Pilih Jateng Jadi Medan Tempur Menuju Senayan
-
Kepala Bakom Qodari Jawab Polemik Londo Ireng, Kabinet Bayangan hingga Gubernur BI
-
Wamendagri Ingatkan Sayembara Tangkap Begal Harus Tetap Sesuai Hukum