Suara.com - Memasuki masa pensiun merupakan fase kehidupan yang membutuhkan pengelolaan keuangan lebih bijak. Sebagai bank dengan jaringan terluas di Indonesia, Bank Rakyat Indonesia (BRI) menyediakan berbagai produk tabungan yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan nasabah pensiunan.
Produk-produk ini tidak hanya menawarkan keamanan dana, tetapi juga memberikan kemudahan transaksi dan manfaat tambahan yang sesuai dengan kebutuhan di usia pensiun.
Salah satu produk unggulan BRI yang cocok untuk pensiunan adalah Tabungan BRI BritAma. Produk ini menawarkan sistem bunga bertingkat (tiered interest) di mana semakin besar saldo yang dimiliki, semakin tinggi pula bunga yang diperoleh. Dengan begitu, nasabah pensiunan bisa mendapatkan imbal hasil yang lebih baik untuk mempertahankan nilai tabungan dari dampak inflasi.
Keunggulan lain Tabungan BRI BritAma adalah kemudahan akses. Nasabah dapat melakukan transaksi melalui lebih dari 15.000 jaringan BRI dan 90.000 ATM Bersama di seluruh Indonesia. Selain itu, fitur keamanan seperti notifikasi transaksi real-time memberikan perlindungan ekstra terhadap aktivitas mencurigakan. Bagi pensiunan yang ingin memantau keuangan tanpa harus datang ke bank, aplikasi BRImo menyediakan akses digital yang praktis.
BRI juga memberikan manfaat tambahan berupa asuransi kecelakaan gratis dengan nilai pertanggungan hingga Rp250 juta bagi nasabah BritAma. Dengan berbagai keunggulan ini, Tabungan BRI BritAma menjadi pilihan tepat untuk pensiunan yang menginginkan fleksibilitas sekaligus pertumbuhan dana.
Untuk pensiunan yang ingin mengamankan dana sekaligus mendapatkan pendapatan tetap, Deposito BRI Rupiah menawarkan solusi ideal. Produk ini memberikan bunga lebih tinggi dibanding tabungan biasa, dengan kisaran 4,25% hingga 5,5% per tahun tergantung tenor yang dipilih. Dana dalam deposito juga dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) hingga Rp2 miliar, memberikan rasa aman bagi nasabah.
Deposito BRI Rupiah menyediakan pilihan tenor fleksibel mulai dari 1 hingga 36 bulan. Nasabah bisa memilih pencairan bunga setiap bulan atau pada saat jatuh tempo, yang bisa diatur sebagai sumber pendapatan tambahan selama masa pensiun. Fitur automatic roll over memungkinkan deposito diperpanjang secara otomatis jika nasabah tidak melakukan penarikan saat jatuh tempo.
Layanan Pendukung untuk Kenyamanan Nasabah Pensiunan
BRI memahami bahwa nasabah pensiunan membutuhkan layanan perbankan yang mudah diakses. Untuk itu, bank ini menyediakan berbagai fasilitas pendukung seperti BRILink Agent yang tersedia di lebih dari 600.000 outlet di seluruh Indonesia. Layanan ini memungkinkan pensiunan melakukan transaksi perbankan dasar tanpa harus datang ke cabang.
Baca Juga: UMKM Merapat! KUR BRI 2025 Hadir dengan Suku Bunga Super Ringan dan Syarat Mudah
Aplikasi BRImo juga hadir dengan antarmuka yang disederhanakan khusus untuk pengguna lanjut usia. Fitur-fitur penting seperti cek saldo, transfer, dan pembayaran dirancang agar mudah digunakan. Bagi yang membutuhkan bantuan, call center BRI 14017 siap melayani 24 jam dengan operator yang terlatih menangani kebutuhan nasabah pensiunan.
Selain itu, Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) BRI yang dikelola oleh BRI Life juga menawarkan solusi komprehensif untuk mempersiapkan masa pensiun yang lebih sejahtera. Produk ini dirancang khusus dengan berbagai keunggulan yang menjawab kebutuhan beragam kalangan masyarakat, mulai dari profesional hingga karyawan perusahaan.
Salah satu keunggulan utama DPLK BRI adalah fleksibilitas dalam menentukan besaran kontribusi. Peserta dapat menyesuaikan iuran sesuai dengan kemampuan finansial mereka, baik untuk perorangan maupun melalui program perusahaan. Mekanisme pembayarannya pun dibuat sangat fleksibel, bisa dilakukan secara bulanan atau tahunan, dengan kemungkinan penyesuaian di kemudian hari sesuai perubahan kondisi keuangan peserta.
Dana yang terkumpul dalam DPLK BRI dikelola secara profesional melalui berbagai pola investasi yang dapat dipilih peserta sesuai profil risiko mereka. Bagi yang lebih konservatif, tersedia pola investasi dengan dominasi instrumen rendah risiko seperti deposito dan surat utang. Sementara bagi yang ingin mendapatkan potensi imbal hasil lebih tinggi, tersedia pilihan pola moderat hingga agresif dengan alokasi lebih besar di instrumen saham.
Memilih produk tabungan untuk masa pensiun memerlukan pertimbangan matang. Prioritas utama adalah keamanan dana, sehingga penting untuk memastikan produk yang dipilih berada dalam penjaminan LPS. Perhatikan pula biaya administrasi dan berbagai charge lainnya yang mungkin mengurangi nilai tabungan.
Likuiditas juga menjadi faktor krusial. Pastikan sebagian dana tersimpan dalam produk yang mudah dicairkan untuk kebutuhan darurat. Diversifikasi dengan mengombinasikan tabungan biasa dan deposito bisa menjadi strategi yang baik untuk mengoptimalkan imbal hasil sekaligus menjaga likuiditas.
Dengan berbagai pilihan produk dan layanan pendukung yang ditawarkan BRI, nasabah pensiunan dapat menemukan solusi keuangan yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Mulai dari tabungan sehari-hari hingga instrumen yang memberikan pendapatan tetap, semua dirancang untuk memberikan kenyamanan dan keamanan dalam mengelola keuangan di masa pensiun.
Masa pensiun seharusnya menjadi waktu untuk menikmati hasil kerja keras selama bertahun-tahun. Dengan memilih produk tabungan yang tepat dari BRI, para pensiunan bisa memiliki ketenangan pikiran mengenai keamanan dan pertumbuhan dana mereka. Kombinasi antara produk tabungan, deposito, serta layanan digital yang mudah diakses menjadikan BRI sebagai mitra keuangan yang dapat diandalkan di masa pensiun.
Berita Terkait
-
Rekomendasi Pinjaman Modal Usaha dari BRI untuk Pekerja Migran atau TKI
-
Dari Warung Kelontong Hingga Kuliahkan Anak: Kisah Inspiratif Suryani Raih Mimpi Berkat BRI
-
BRI Mempermudah Keuangan Digital: Nikmati Akses Mudah Transaksi QRIS Lewat BRImo!
-
BRI Buka Pintu Ekspor UMKM, Ekspansi Gelap Ruang Jiwa Jadi Bukti Terkini
-
UMKM Merapat! KUR BRI 2025 Hadir dengan Suku Bunga Super Ringan dan Syarat Mudah
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim