Ketua PMI Sumsel, Febrita Lustia, mengungkapkan bahwa donor darah massal oleh institusi seperti BRI memberikan dampak signifikan.
"Donor darah massal yang dilakukan oleh lembaga atau suatu instansi, baik swasta maupun pemerintah yang telah berjalan selama ini memberikan kontribusi yang cukup besar dalam meningkatkan stok di bank darah PMI, sehingga kegiatan itu perlu digalakkan lagi," kata Ketua PMI Sumsel Febrita Lustia, dikutip dari Antara.
Dia menjelaskan melalui kegiatan donor darah massal yang digelar instansi pemerintah dan swasta, biasanya diperoleh tambahan stok darah minimal 100 kantong.
Jika rata-rata per hari ada satu kali saja kegiatan donor darah massal di masing-masing kabupaten dan kota dengan peserta minimal 100 orang, dalam satu hari bisa diperoleh 1.700 stok kantong darah.
"Melihat banyaknya tambahan stok darah dari kegiatan donor darah massal itu, kami berupaya lebih gencar lagi melakukan pendekatan mengajak pimpinan lembaga atau instansi pemerintah/swasta melakukan kegiatan donor darah massal, sehingga stok darah tersedia cukup banyak," ujarnya.
Kolaborasi antara PMI Sumsel dan BRI Palembang melalui program donor darah massal ini merupakan contoh nyata sinergi yang baik antara lembaga nonprofit dan dunia usaha. BRI tidak hanya memberikan kontribusi finansial, tetapi juga melibatkan sumber daya manusianya secara langsung dalam aksi sosial.
Kusdinar menambahkan, "Kami berkomitmen untuk terus mendukung program donor darah ini. Selain kegiatan tahunan, kami juga akan menggalakkan donor darah di kantor-kantor cabang BRI se-Sumsel."
Menurut dia, kegiatan donor darah massal sangat bermanfaat bagi masyarakat atau pasien rumah sakit yang melakukan cuci darah, operasi, dan proses pengobatan suatu penyakit.
"Saya berharap ajakan donor darah massal itu mendapat sambutan dari berbagai instansi pemerintah dan swasta di provinsi ini," kata istri Gubernur Sumsel Herman Deru itu.
Baca Juga: 5 Tips Hemat Ala BRI Biar Bisa Investasi bisa Lebih Cepat
Dengan semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang ditunjukkan oleh Insan Brilian BRI, stok darah di Sumatera Selatan diharapkan dapat terus terjaga, sehingga mampu memenuhi kebutuhan pasien di seluruh rumah sakit di provinsi tersebut. Ini membuktikan bahwa BRI tidak hanya Brilian dalam pelayanan perbankan, tetapi juga dalam pengabdian kepada masyarakat.
Tag
Berita Terkait
-
BRI Terus Dorong Kemandirian dan Kemajuan Pelaku UMKM Melalui Holding UMi
-
Perjalanan UMKM I Love Mutiara, dari Lombok Menuju Dunia dengan Dukungan BRI
-
Pemain-pemain Persija Sedang Marah! Kenapa?
-
Kisah Suryani, Kartini Modern Pejuang Ekonomi Keluarga yang Naik Kelas Lewat Pendanaan KUR BRI
-
Cara Cek Valas dan Buka Tabungan Mata Uang Asing di BRImo
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard