Suara.com - Dalam semangat memperingati Hari Kartini yang jatuh pada tanggal 21 April, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI, bersama dua pilar utama dalam Holding Ultra Mikro, yaitu PT Pegadaian dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM), kembali menegaskan komitmen yang teguh dalam mendorong inklusi keuangan dan mewujudkan kesetaraan gender di seluruh penjuru Indonesia.
Momentum Hari Kartini ini menjadi pengingat akan peran krusial perempuan dalam pembangunan bangsa, khususnya dalam menopang perekonomian keluarga dan menggerakkan sektor usaha mikro dan ultra mikro.
Komitmen nyata BRI Group dalam memberdayakan kaum perempuan tercermin jelas melalui berbagai program unggulan yang secara khusus dirancang untuk meningkatkan kapasitas dan kemandirian finansial mereka. Salah satu program andalan yang menjadi garda terdepan dalam upaya ini adalah Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) yang diinisiasi dan dijalankan secara masif oleh PNM.
Program Mekaar telah membuktikan dampaknya yang signifikan dalam menjangkau dan memberdayakan jutaan perempuan pelaku usaha yang berada di lapisan prasejahtera di berbagai pelosok negeri.
Hingga akhir tahun 2024, program pemberdayaan ini telah berhasil merangkul lebih dari 14,4 juta debitur perempuan di seluruh Indonesia, memberikan akses modal usaha dan pendampingan yang mereka butuhkan untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Corporate Secretary BRI, Agustya Hendy Bernadi, dalam pernyataannya menekankan bahwa perempuan memiliki peran yang sangat vital dalam menopang fondasi ekonomi keluarga, terutama dalam ekosistem sektor mikro dan ultra mikro. Ketangguhan dan keuletan perempuan dalam mengelola usaha kecil memiliki kontribusi yang signifikan terhadap stabilitas ekonomi di tingkat akar rumput.
"Hari Kartini menjadi momentum yang sangat tepat bagi BRI untuk menegaskan kembali dukungan yang tak tergoyahkan terhadap pemberdayaan perempuan di Indonesia. Melalui sinergi yang kuat dalam Holding Ultra Mikro, kami terus berupaya untuk memperluas akses pembiayaan dan program pemberdayaan yang komprehensif, dengan harapan agar para perempuan pelaku usaha dapat terus mengembangkan bisnis mereka, naik kelas, dan mencapai kemandirian ekonomi yang semakin kokoh," ujar Agustya Hendy Bernadi.
Lebih lanjut, Agustya Hendy Bernadi menyoroti bahwa transformasi digital yang terus digenjot oleh BRI Group, serta kolaborasi yang erat antaranggota holding, telah berhasil membuat layanan keuangan menjadi semakin mudah dijangkau oleh masyarakat luas, termasuk mereka yang berada di wilayah-wilayah terpencil di seluruh Indonesia.
Inisiatif digitalisasi ini membuka pintu akses yang lebih lebar terhadap berbagai produk dan layanan keuangan, menghilangkan hambatan geografis yang sebelumnya mungkin menjadi kendala bagi perempuan pelaku usaha di daerah.
Baca Juga: Dompet Tertinggal? Ini Cara Tarik Tunai BRI Tanpa Kartu di ATM, Indomaret & AgenBRILink
Dukungan yang diberikan oleh BRI Group kepada perempuan pelaku usaha tidak hanya terbatas pada penyediaan modal usaha melalui skema pembiayaan yang terjangkau.
Lebih dari itu, BRI Group juga secara aktif hadir melalui berbagai program pelatihan yang dirancang untuk meningkatkan literasi keuangan, mengembangkan jiwa kewirausahaan, hingga membangun karakter yang kuat dan tangguh bagi para nasabah perempuan.
Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa pertumbuhan usaha yang dicapai oleh para perempuan ini bersifat berkelanjutan dan memberikan dampak positif jangka panjang bagi diri mereka sendiri, keluarga, dan komunitas di sekitarnya.
Seluruh inisiatif pemberdayaan perempuan yang dijalankan oleh BRI Group sejalan dengan prinsip-prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance), yang telah menjadi panduan utama bagi BRI dalam menjalankan bisnis yang bertanggung jawab, berkelanjutan, dan memberikan dampak sosial yang positif. BRI menyadari bahwa pemberdayaan perempuan bukan hanya sekadar isu kesetaraan gender, melainkan juga merupakan kunci untuk menciptakan ekosistem ekonomi yang lebih inklusif, adil, dan tangguh secara keseluruhan.
"Bagi kami di BRI Group, memberdayakan perempuan pelaku usaha bukan hanya tentang mewujudkan kesetaraan gender dalam akses ekonomi, tetapi juga tentang menciptakan fondasi ekonomi yang lebih inklusif dan tangguh bagi bangsa Indonesia. Dengan semangat Kartini yang terus menginspirasi, BRI akan terus memperluas perannya dalam membuka akses keuangan seluas-luasnya bagi seluruh perempuan di Indonesia, demi mewujudkan Indonesia yang lebih setara dan sejahtera," pungkas Agustya Hendy Bernadi, menegaskan komitmen BRI Group untuk terus menjadi agen perubahan positif bagi pemberdayaan perempuan di Indonesia.
Melalui sinergi yang solid dalam Holding Ultra Mikro, BRI, Pegadaian, dan PNM akan terus berkolaborasi untuk menciptakan ekosistem yang kondusif bagi pertumbuhan dan kemandirian ekonomi perempuan, sejalan dengan semangat perjuangan R.A. Kartini yang terus relevan hingga kini.
Tag
Berita Terkait
-
Solusi Cicilan Mobil Bekas Murah, BRI Finance Tawarkan Bunga Hanya 0,66 Persen!
-
Hari Kartini, Perempuan Naik Transportasi Umum di Jakarta Gratis
-
Bersama BRI, Inilah Kisah Ulos Penggerak Perempuan Tapanuli Utara yangInspirasi Indonesia
-
Perempuan Gratis Naik Transportasi Umum di Jakarta Hari Ini, dari LRT Hingga MRT
-
Banjir Gol! Persita Sikat Arema FC dalam Duel Menegangkan
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga