- BRI mendistribusikan 2.000 paket sembako di Bali untuk umat Hindu menyambut Nyepi Tahun Baru Saka 1948 pada 19 Maret 2026.
- Bantuan CSR BRI difokuskan kepada dua lokasi spesifik, yaitu Desa Angseri, Tabanan, dan Desa Sarimekar, Buleleng, Bali.
- Desa Angseri merupakan salah satu penerima manfaat karena dinobatkan sebagai Desa BRILiaN 2023 dengan predikat Tata Kelola Terbaik.
Suara.com - Menyambut Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 yang jatuh pada Kamis (19/3/2026), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI kembali menunjukkan aksi nyata kepedulian sosial.
Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) BRI Peduli, perseroan mendistribusikan 2.000 paket sembako bagi umat Hindu di Provinsi Bali.
Bantuan ini difokuskan pada dua titik utama, yakni Desa Angseri di Kabupaten Tabanan serta Desa Sarimekar di Kabupaten Buleleng.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung di balai desa setempat untuk memastikan logistik sampai ke tangan warga yang membutuhkan sebelum masa penyepian dimulai.
Setiap paket bantuan yang disalurkan berisi komoditas pangan esensial, mencakup 10 kg beras, minyak goreng, gula pasir, dan kebutuhan pokok lainnya.
Corporate Secretary BRI, Dhanny, menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan BRI sebagai anggota Danantara untuk memperkuat harmoni dan semangat berbagi.
"Kami ingin hadir memberikan manfaat nyata, khususnya bagi umat Hindu yang sedang bersiap merayakan Nyepi. Semoga dukungan ini dapat meringankan beban kebutuhan rumah tangga di Desa Angseri dan Desa Sarimekar," tutur Dhanny.
Ia menambahkan bahwa BRI terus berupaya menjadi motor penggerak kesejahteraan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia melalui program-program sosial yang terukur.
Desa Angseri: Potret Keberhasilan Desa BRILiaN
Baca Juga: Jelang Nyepi, Bandara Ngurah Rai Dipadati Puluhan Ribu Penumpang
Pemilihan Desa Angseri sebagai salah satu penerima manfaat bukan tanpa alasan. Desa ini merupakan peraih penghargaan Desa BRILiaN 2023 dengan predikat Tata Kelola Terbaik.
Prestasi tersebut diraih berkat keberhasilan warga dalam mengelola sumber daya air secara mandiri dan berkelanjutan.
Program Desa BRILiaN sendiri adalah inisiatif pemberdayaan dari BRI yang bertujuan menciptakan model percontohan pembangunan desa di Indonesia. Fokus utamanya meliputi:
Peningkatan kapasitas perangkat desa.
Penguatan sistem tata kelola administrasi.
Optimalisasi potensi ekonomi lokal agar desa lebih mandiri.
Kepala Desa Angseri, Nyoman Warnata, menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian konsisten yang diberikan oleh BRI. Menurutnya, bantuan ini sangat krusial mengingat adanya tren peningkatan kebutuhan pangan menjelang hari raya.
"Warga kami merasa sangat terbantu. Bantuan ini meringankan beban ekonomi mereka. Kami berharap sinergi yang baik antara Desa Angseri dan BRI dapat terus terpelihara di masa depan," ungkap Nyoman.
Senada dengan Nyoman, warga Desa Sarimekar juga menyambut hangat kehadiran tim BRI Peduli. Bagi mereka, bantuan ini tidak hanya bermakna secara materi, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan dan toleransi yang kuat di tengah keberagaman bangsa.
Tag
Berita Terkait
-
Deretan Artis Ikut Meriahkan Malam Perayaan Nyepi, Lihat Pawai Ogoh-Ogoh
-
Cuma di Bali! Saat Nyepi, Bandara Internasional Bisa Tutup Total Seharian
-
Hari Raya Nyepi 1948 Saka: BRI Hadirkan 2.000 Paket Sembako untuk Masyarakat Bali
-
Persib Bandung di Ambang Hattrick Juara, Bojan Hodak: Jangan Bicara Terlalu Jauh
-
Persib Bandung di Puncak Klasemen, Adam Alis Ingkatkan Perjalanan Masih Panjang
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Sudaryono Copot 137 Kepala Dapur MBG, Penyebabnya Keracunan hingga Ngentit Uang
-
Seni Jathilan 'Gemparkan' Pasar Ngijon, Ketika Budaya Gerakkan Roda Ekonomi
-
Kabar Bagus! Harga Minyak Dunia Turun Usai AS - Iran Mau Berunding Lagi
-
15 Ide Lomba 17 Agustus yang Cocok untuk Semua Usia, Seru dan Tidak Membosankan
-
Berburu Kursi Empuk, Trik Pragmatis Golkar 'Anti-Oposisi' Demi Amankan Kekuasaan
-
Harda Tak Soal Isu Kenaikan Gaji Kepala Daerah, Jamin Tak Ada PHK PPPK
-
Cerita dari Taman Puring: Begini Serunya Mengikuti Latihan Komunitas Parkour Jakarta
-
Apakah Implora Jelly Tint Tahan Lama? Ini Klaim dan Review Jujur Pengguna
-
Buntut Sidak Jalan Suryakencana, Wawali Jenal Mutaqin Evaluasi Bagi Hasil Juru Parkir
-
Misteri Kematian Mantan Istri Polisi di Medan, Propam Dalami Peran Brigadir IH