- BRI memberdayakan UMKM, seperti Yummy Craft dari Jakarta, untuk menembus pasar global melalui ekosistem digital LinkUMKM.
- Platform LinkUMKM telah mengintegrasikan 14,98 juta UMKM hingga 2025, menyediakan pelatihan dan dukungan 360 derajat terpadu.
- Pendampingan BRI berfokus pada peningkatan kapasitas dan inovasi produk UMKM agar mampu bersaing di rantai pasok global.
Suara.com - Komitmen PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) dalam memperkuat pilar ekonomi nasional kembali membuahkan hasil nyata.
Melalui ekosistem pemberdayaan digital yang komprehensif, BRI terbukti menjadi motor penggerak bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk naik kelas dan menembus pasar mancanegara.
Salah satu potret keberhasilan ini tercermin pada Yummy Craft, unit usaha kriya asal Jakarta Selatan yang kini sukses menjangkau pasar Jepang.
Yummy Craft, yang fokus pada desain kriya terinspirasi kuliner Nusantara, merupakan salah satu dari jutaan UMKM yang merasakan dampak langsung dari pendampingan berkelanjutan BRI.
Melalui platform LinkUMKM, BRI memberikan ruang bagi pengusaha kreatif untuk mengasah kompetensi dan memperluas jejaring bisnisnya secara sistematis.
Ekosistem LinkUMKM: Transformasi Digital Jutaan Pengusaha
Hingga pengujung tahun 2025, tercatat sebanyak 14,98 juta pelaku UMKM di seluruh penjuru Indonesia telah terintegrasi dalam platform LinkUMKM.
Angka ini menegaskan posisi BRI sebagai pemimpin dalam digitalisasi UMKM. Platform ini dirancang bukan sekadar sebagai media promosi, melainkan pusat pembelajaran daring yang menyediakan lebih dari 750 modul pelatihan.
Bagi pemilik Yummy Craft, Sri Kumala Ambarwati, bergabung dengan LinkUMKM melalui Rumah BUMN BRI Jakarta menjadi titik balik penting.
Baca Juga: BRILink Agen Bukukan Transaksi Rp1.746 Triliun: Bukti BRI Percepat Inklusi Keuangan Nasional
"Keterlibatan dalam program LinkUMKM BRI menambah jejaring usaha sekaligus membuat produk kami semakin dikenal luas," ungkap Sri.
Keikutsertaannya dalam berbagai pelatihan ini membantu mengatasi tantangan internal, termasuk dalam membangun kepercayaan diri untuk bersaing di level internasional.
Enam Pilar Pendampingan Terpadu
BRI memastikan setiap pelaku usaha yang bergabung mendapatkan dukungan 360 derajat melalui enam fitur utama di LinkUMKM yang saling terintegrasi:
- UMKM Smart: Memungkinkan pengusaha melakukan penilaian mandiri atas level kapasitas usahanya.
- Rumah BUMN: Wadah kolaborasi fisik dan pusat pelatihan di berbagai wilayah.
- UMKM Media & Komunitas: Mempererat sinergi antar-pengusaha untuk berbagi peluang pasar.
- Etalase Digital: Katalog daring yang mempermudah eksposur produk ke calon pembeli lokal maupun global.
- Register NIB: Memfasilitasi legalitas usaha sebagai syarat fundamental ekspansi bisnis.
Direktur Micro BRI, Akhmad Purwakajaya, menegaskan bahwa fokus BRI adalah mendampingi UMKM yang mampu menghadirkan nilai tambah melalui inovasi.
Produk yang mengangkat kekayaan budaya lokal, seperti desain kuliner Nusantara milik Yummy Craft, dinilai memiliki keunggulan kompetitif yang tinggi di pasar global.
“Melalui penguatan kapasitas usaha dan inovasi yang berkelanjutan, pengusaha UMKM dapat meningkatkan nilai tambah produk sekaligus memperluas akses pasar. Melalui LinkUMKM, BRI terus mendampingi UMKM agar mampu meningkatkan kapasitas usaha sekaligus memperluas jangkauan pasar hingga tingkat internasional,” tegas Akhmad.
Keberhasilan Yummy Craft mengekspor produk kriya ke Jepang menjadi bukti valid bahwa dengan pendampingan yang tepat dari lembaga keuangan, UMKM Indonesia memiliki daya saing yang tangguh.
BRI terus berkomitmen untuk menghadirkan ekosistem pembelajaran yang adaptif guna memastikan UMKM Indonesia tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi pemain utama dalam rantai pasok global.
Tag
Berita Terkait
-
BRI Konsisten Dukung Perumahan Nasional, Salurkan KPR Subsidi Rp16,79 Triliun hingga Februari 2026
-
Modal Foto Makanan dan Dukungan LinkUMKM BRI, Bawa Yummy Craft di Kancah Global
-
Jangan Panik, Ini Cara Mengurus Buku Tabungan BRI yang Hilang
-
Intip Bunga Deposito BRI yang Pecah Telur di Tenor Jangka Pendek!
-
Cara dan Syarat Menjadi Nasabah BRI Prioritas Terbaru 2026
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Ekshumasi Sutrimo Dipimpin dr Hastry dan dr Yudianto, Jasad Diperiksa hingga Bagian Dalam
-
Eks Kaesang Felicia Tissue Buktikan Move On Total, Ini Kabar Terbarunya dengan Calon Suami
-
Cara Download Logo Hari Pramuka 2026, Lengkap dengan Link Resminya
-
Bybit Resmi Ekspansi ke Indonesia usai Akuisisi Nobi, Incar 20% Pangsa Pasar Transaksi Kripto
-
Sholat Tolak Bala Rebo Wekasan 2026 Jam Berapa? Simak Waktu Pelaksanaannya di Sini!
-
Uji Coba Tabung CNG 3 Kg Direncanakan Mulai Pekan Depan
-
Kota Jogja Siapkan Rp40 Miliar Angkut Sampah ke PSEL, Bantul Pastikan Warga Sekitar Tak Direlokasi
-
Niat Sholat Tolak Bala Rebo Wekasan: Lengkap dengan Bacaan Latin, Arti, dan Jadwalnya di Tahun 2026
-
Misteri Kunci Hilang Terjawab: Sebulan Diincar, Mobil Avanza di Bandar Lampung Raib Digasak
-
Stop 'Pencet Setuju' Tanpa Baca! Inovasi Layanan Jadi Kunci Agar Kuota Internet Gak Hangus