Bri / News
Kamis, 09 April 2026 | 11:16 WIB
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pati Mochamad Andy Heriamsah menyerahkan santunan kepada ahli waris debitur KUR Mikro BRI Unit Juwana 1, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. (ANTARA/HO. BPJS TK.)
Baca 10 detik
  • BRI Unit Juwana, Pati, menyerahkan santunan Jaminan Kematian senilai Rp42 juta kepada ahli waris debitur KUR Mikro.
  • Program integrasi jaminan sosial ini dirancang BRI untuk memitigasi risiko ekonomi bagi keluarga pelaku usaha mikro.
  • Sebanyak 10.410 debitur KUR Mikro telah terdaftar dalam program perlindungan ketenagakerjaan sebagai upaya menjamin keberlanjutan ekonomi keluarga.

Suara.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus membuktikan komitmennya dalam memberikan proteksi menyeluruh bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Melalui jaringan BRI Unit Juwana 1, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, bank pelat merah ini menunjukkan bahwa perannya tidak hanya terbatas pada penyaluran permodalan, tetapi juga mencakup perlindungan kesejahteraan sosial bagi para debiturnya.

Baru-baru ini, BRI bersama BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan santunan Jaminan Kematian (JKM) senilai Rp42 juta kepada ahli waris almarhum Sumardi.

Almarhum merupakan salah satu debitur Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro BRI yang telah terproteksi melalui program jaminan sosial ketenagakerjaan berkat inisiatif integrasi layanan yang ditawarkan oleh BRI.

Langkah BRI dalam menyertakan perlindungan jaminan sosial ke dalam segmen debitur KUR Mikro merupakan strategi proaktif untuk memitigasi risiko ekonomi yang mungkin menimpa keluarga pelaku usaha.

Dengan adanya integrasi ini, BRI memastikan bahwa keluarga yang ditinggalkan tidak terbebani secara finansial saat menghadapi risiko kematian.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pati, Mochamad Andy Heriamsah, menekankan bahwa fasilitas yang disediakan melalui KUR Mikro BRI ini adalah bentuk nyata komitmen bank dalam menghadirkan rasa aman.

"Program perlindungan bagi debitur KUR Mikro BRI ini merupakan bukti nyata kolaborasi dalam memberikan ketenangan bagi pelaku usaha kecil. Dengan dukungan fasilitas dari BRI, mereka dapat menjalankan bisnis dengan lebih fokus tanpa rasa khawatir yang berlebihan terhadap risiko masa depan," jelas Andy dalam penyerahan santunan di Pati, Rabu (8/4/2026).

BRI secara konsisten mendorong para nasabah KUR untuk ikut serta dalam program perlindungan ini. Data mencatat bahwa hingga saat ini, sebanyak 10.410 orang debitur KUR Mikro BRI telah terdaftar sebagai peserta jaminan sosial ketenagakerjaan.

Baca Juga: Tips Pengajuan KUR BRI Lewat BRImo, Cair Mudah!

Angka ini mencerminkan keberhasilan BRI dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya perlindungan diri di samping pengelolaan modal usaha.

Melalui sinergi ini, BRI berperan sebagai katalisator dalam memperluas jangkauan perlindungan sosial ke sektor informal dan mikro.

Bagi nasabah, keterlibatan dalam program ini melalui fasilitas perbankan BRI mempermudah proses administrasi dan pembayaran iuran yang terintegrasi dengan aktivitas perbankan mereka.

Dukungan BRI dalam memfasilitasi santunan ini diharapkan mampu menjaga keberlanjutan ekonomi keluarga pelaku usaha.

Dana santunan sebesar Rp42 juta yang diserahkan secara langsung tersebut diharapkan menjadi modal penting bagi ahli waris untuk melanjutkan hidup atau bahkan meneruskan unit usaha yang ditinggalkan almarhum.

Ke depan, BRI akan terus memperkuat koordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memastikan semakin banyak pelaku usaha mikro di wilayah Pati dan seluruh Indonesia yang mendapatkan perlindungan serupa.

Load More