- PT Bank Rakyat Indonesia memecat oknum pegawai di Unit Petta, Sulawesi Utara, karena terlibat dugaan tindak pidana perbankan.
- Pelaku menawarkan skema investasi ilegal di luar program resmi yang merugikan serta menyalahgunakan dana milik nasabah bank.
- Manajemen BRI menjamin operasional tetap berjalan normal dan bekerja sama dengan aparat hukum untuk menuntaskan kasus tersebut.
Suara.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kembali menegaskan dedikasinya dalam menjaga kepercayaan masyarakat dengan mengambil langkah hukum dan administratif yang kuat.
Menyikapi adanya dugaan tindak pidana perbankan di BRI Unit Petta, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, pihak bank secara resmi melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap oknum yang terlibat. Langkah ini diambil sebagai bagian dari komitmen tanpa kompromi untuk melindungi dana dan kepentingan seluruh nasabah.
Pemimpin Cabang BRI Tahuna, Dafi Qisthi, menegaskan bahwa kasus yang terjadi murni merupakan tindakan personal mantan pekerja tersebut.
Oknum tersebut diketahui menawarkan skema investasi dengan iming-iming keuntungan tertentu yang berada di luar program serta produk resmi yang dikeluarkan oleh BRI.
Ketegasan Tanpa Kompromi terhadap Pelanggaran
Sebagai bentuk pengawasan ketat, BRI Cabang Tahuna bertindak cepat setelah indikasi penyimpangan tersebut terendus. Pemecatan oknum tersebut dilakukan sesuai dengan aturan ketenagakerjaan dan prosedur internal yang berlaku di perusahaan.
“BRI Cabang Tahuna selaku kantor yang melakukan supervisi BRI Unit Petta telah mengambil tindakan tegas terhadap oknum pekerja yang terlibat berupa Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Dafi dalam pernyataan resminya di Manado, Minggu (10/5/2026).
Langkah tegas ini tidak hanya sekadar sanksi administratif, tetapi merupakan pesan kuat bahwa institusi tidak memberikan ruang sedikit pun bagi perilaku yang mencederai integritas perbankan.
Manajemen BRI memastikan bahwa operasional perbankan di wilayah terkait tetap berjalan normal. Pihak bank juga memberikan jaminan penuh bahwa dana simpanan nasabah di BRI tetap dalam kondisi aman. P
Baca Juga: Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang
enanganan kasus ini dilakukan secara transparan guna memastikan hak-hak nasabah tidak terganggu oleh tindakan oknum tidak bertanggung jawab tersebut.
Dafi juga menyampaikan apresiasinya terhadap respons cepat aparat penegak hukum. Saat ini, kasus tersebut telah ditangani oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus setelah adanya laporan terkait dugaan manipulasi dana blokir serta penarikan tunai ilegal melalui teller oleh oknum pejabat di unit tersebut.
“BRI senantiasa menerapkan zero tolerance to fraud serta menjunjung tinggi prinsip Good Corporate Governance (GCG) dan prudential banking dalam seluruh kegiatan operasional bisnisnya,” tegas Dafi.
Dalam upaya menuntaskan kasus ini hingga ke akarnya, BRI berkomitmen untuk bersikap kooperatif dan mendukung penuh proses penyelidikan yang sedang berlangsung. Sinergi antara pihak bank dan penegak hukum diharapkan dapat memberikan efek jera serta menjadi bukti nyata bahwa sistem perlindungan konsumen di BRI bekerja secara efektif.
Upaya mitigasi risiko dan penguatan pengawasan internal terus ditingkatkan oleh BRI guna mencegah terjadinya kejadian serupa di masa depan.
Berita Terkait
-
Fabio Calonego Tak Terima Persija Kalah, Akui Macan Kemayoran Kehilangan Taring
-
Faktor X yang Bikin Persija Jakarta Dipecundangi Persib Bandung di Samarinda
-
Persija Dibungkam Persib, Mauricio Souza Klaim Macan Kemayoran Lebih Hebat
-
Cicilan KPR Terasa Berat? Saatnya Lakukan Take Over BRI
-
Gunakan Kartu Kredit BRI, Raih Kesempatan Liburan Mewah Gratis ke Jepang!
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan
-
Ridwan Kamil Siap-Siap, KPK Buka Peluang Panggil Lagi terkait Kasus Korupsi Bank BJB
-
Siswi Tertemper Kereta di Jurangmangu, 4 Perjalanan Commuter Line Terdampak