- Rini Eko Setiani mengembangkan produk olahan sagu modern melalui brand Japamo di Papua sejak tahun 2016 silam.
- Dukungan BRI melalui Rumah BUMN membantu Japamo melengkapi legalitas dan meningkatkan standar kualitas untuk bersaing di pasar.
- Produk sagu Japamo berhasil menarik minat pasar internasional dari Jepang dan Korea dalam ajang pameran di Singapura.
Suara.com - Papua tidak hanya kaya akan pemandangan alamnya yang memukau, tetapi juga menyimpan potensi pangan lokal yang luar biasa: sagu. Di tangan Rini Eko Setiani, bahan pangan tradisional ini bertransformasi menjadi produk kuliner modern yang mampu bersaing di kancah internasional melalui brand Japamo.
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bagaimana sinergi antara kreativitas pelaku usaha dan dukungan perbankan seperti PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mampu mengangkat derajat produk lokal.
Perjalanan Japamo dimulai pada 2016. Saat itu, Rini merasa pilihan oleh-oleh khas Papua yang praktis dan berkualitas masih sangat terbatas. Ia melihat sagu yang melimpah di tanah Papua belum dimanfaatkan secara optimal untuk produk bernilai tambah.
“Dari sana, kami melihat bahwa sagu punya potensi besar untuk diolah lebih modern. Supaya tidak hanya dipandang sebagai makanan tradisional, kami mencoba menghadirkannya dalam bentuk yang lebih cocok dengan selera pasar saat ini, seperti cookies dan aneka camilan kekinian,” ujar Rini.
Inovasi Rini tidak berhenti pada rasa. Ia memahami bahwa untuk menembus pasar ritel modern dan ekspor, sebuah produk harus memiliki kemasan yang menarik, daya simpan yang lama, serta aspek legalitas yang solid.
Sejak bergabung menjadi mitra binaan BRI melalui Rumah BUMN BRI Jayapura pada 2019, Japamo mendapatkan akselerasi bisnis yang signifikan.
Melalui pendampingan intensif, Japamo kini telah mengantongi legalitas lengkap, mulai dari Nomor Induk Berusaha (NIB), NPWP, sertifikasi halal, hingga Hak Kekayaan Intelektual (HAKI).
Kelengkapan ini menjadi "paspor" bagi Japamo untuk masuk ke jaringan ritel besar dan membangun kepercayaan konsumen di luar Papua.
“Melalui program tersebut, Japamo memperoleh pembekalan dalam menghadapi berbagai tantangan usaha, mulai dari pengelolaan SDM, operasional, hingga strategi pemasaran. Kami menyadari bahwa untuk terus bertumbuh, kami harus belajar. Program pelatihan dari Rumah BUMN dan BRI UMKM EXPO(RT) dari BRI membantu kami memahami bagaimana meningkatkan kualitas produk, memperkuat branding, hingga memanfaatkan digital marketing,” kata Rini.
Baca Juga: UMKM Mitra Binaan Pertamina Mengudara, Kini Menjangkau Penumpang Pesawat Pelita Air
Menarik Perhatian Jepang dan Korea
Puncak dari upaya Japamo memperluas jangkauan adalah saat mereka dilibatkan dalam ajang Food and Hospitality Asia (FHA) 2026 di Singapura pada akhir April lalu.
Di ajang internasional ini, olahan sagu Papua ternyata mendapatkan sambutan hangat, terutama sebagai alternatif camilan bebas gluten (gluten-free).
Rini mengungkapkan bahwa pengunjung dari Jepang dan Korea menunjukkan ketertarikan serius. Produk berbasis sagu dinilai memiliki nilai kesehatan yang tinggi.
Saat ini, beberapa mitra potensial dari kedua negara tersebut telah meminta sampel dan katalog produk untuk penjajakan kerja sama lebih lanjut.
Langkah Japamo ini membuktikan bahwa dengan narasi yang tepat dan dukungan ekosistem yang kuat, komoditas lokal dari timur Indonesia bisa menjadi primadona di pasar global. Sagu bukan lagi sekadar makanan pokok tradisional, melainkan simbol inovasi pangan masa depan dari Jayapura.
Berita Terkait
-
Respons Berkelas John Herdman Usai Timnas Indonesia Masuk Grup F
-
Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, Ranking FIFA Timnas Indonesia Kalah Jauh dari Jepang hingga Qatar
-
Jadwal Lengkap Grup F Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Tantang Jepang Hingga Thailand
-
Jadwal Timnas Indonesia di Grup Neraka Piala Asia 2027: Langsung Hadapi Jepang di Laga Perdana
-
Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, John Herdman Minta Timnas Indonesia Nikmati Status Underdog
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
BRI RO Yogyakarta Salurkan KUR Rp10,3 Triliun per Mei 2026, 250 Ribu UMKM Terima Manfaat
-
Penyaluran KUR Tembus Rp2,3 Triliun, BRI Klaten Perkuat UMKM dan Kemajuan Ekonomi Daerah
-
Upgrade Kartu BRI Debit Sekarang: Transaksi Lebih Cepat, Dapat Cashback Langsung!
-
Promo dan Hadiah Eksklusif BRI di Jogja Financial Festival 2026
-
Dapatkan Diskon Paket Data Tri Lewat BRImo, Begini Caranya!
-
BRI Luncurkan Fitur QRIS Alipay Dinamis di Mesin EDC, Ini Cara Transaksinya
-
Harga Mobil Listrik Tetap Murah Meski Ada Kebijakan Baru? Begini Kata BRI Finance
-
Cetak Ekonomi Berkelanjutan, BRI Fokus Berdayakan UMKM di Seluruh Pelosok
-
Tembus Rp4 Triliun! BRI Banjarmasin Jadi Motor Penggerak UMKM di Kalimantan
-
Perawatan di ERHA Lebih Murah Bagi Nasabah BRI, Ada Diskon Hingga Rp200 Ribu!