- Pemerintah menghubungkan 1.000 pelaku UMKM ekonomi kreatif di Kabupaten Badung, Bali, ke akses permodalan KUR untuk memperkuat ekonomi.
- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menjadi motor utama penyalur kredit guna memastikan permodalan tepat sasaran bagi pelaku usaha.
- Penyaluran KUR di Provinsi Bali mencapai Rp4,1 triliun pada 2026, termasuk Rp597 miliar khusus untuk sektor ekonomi kreatif.
Suara.com - Pemerintah berkomitmen memperluas jaringan pembiayaan bagi sektor usaha akar rumput dengan menghubungkan 1.000 Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sektor ekonomi kreatif di Provinsi Bali ke akses permodalan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Langkah strategis ini direalisasikan guna memperkuat daya tahan ekonomi lokal dari tekanan global.
“Terjadi akad KUR 1.000 UMKM, ini bukti bahwa Menteri UMKM dan Menteri Ekraf terus hadir berusaha melayani agar melalui BRI dan bank-bank lainnya terus memberikan akses permodalan keuangan kepada UMKM kita,” kata Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, dalam kegiatan di Kabupaten Badung.
Muhaimin menegaskan bahwa di tengah stagnasi industri global dalam 15 tahun terakhir, UMKM terbukti menjadi pahlawan ekonomi yang menopang stabilitas nasional.
Oleh karena itu, kolaborasi lintas kementerian, pemerintah daerah, dan lembaga keuangan perlu direplikasi ke berbagai wilayah lain di Indonesia guna mendorong produktivitas agar pelaku usaha kecil bisa naik kelas.
Peran Strategis Bank BRI sebagai Motor Utama Finansial
Dalam pelaksanaan Akad Massal KUR 1.000 UMKM Ekonomi Kreatif yang diselenggarakan di Universitas Udayana ini, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) kembali memegang peran krusial.
Selaras dengan core business perseroan yang berfokus pada ekonomi kerakyatan, BRI bertindak sebagai poros utama dari barisan lembaga penyalur keuangan yang ditunjuk—termasuk BPD Bali, BNI, Bank Mandiri, Pegadaian, KSP Guna Prima Dana, dan Bank Mandiri Taspen.
Keterlibatan aktif BRI dalam penyaluran berskala besar ini menegaskan komitmen perseroan dalam memperkuat ekosistem UMKM secara end-to-end.
Dengan keunggulan jaringan infrastruktur digitalnya, BRI mampu mempercepat proses verifikasi data fakta lapangan untuk memastikan bahwa penyaluran subsidi kredit ini tepat sasaran kepada para pelaku industri kreatif yang benar-benar produktif dan membutuhkan modal kerja.
Baca Juga: Borong Jus Sehat! Promo Re.juve, Beli 3 Dapat 6 Hanya Pakai BRI
Realisasi Pembiayaan KUR Sektor Ekonomi Kreatif
Data nasional dari Kementerian UMKM menunjukkan bahwa per 1 Januari 2026, akumulasi program KUR telah berhasil menjangkau 1,6 juta debitur secara total dengan nilai serapan anggaran fantastis mencapai Rp102,8 triliun. Dari total tersebut, sektor ekonomi kreatif mengamankan porsi sekitar 8 persen atau setara Rp8,9 triliun.
Untuk wilayah Provinsi Bali, performa penyaluran modal bergerak cukup akseleratif:
- Total Penyaluran KUR 2026: Mencapai Rp4,1 triliun yang mendanai 49,8 ribu debitur UMKM.
- Klaster Ekonomi Kreatif Bali: Menyerap porsi pendanaan sebesar Rp597 miliar.
Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, menyampaikan apresiasi mendalam atas fasilitasi ini. Sebagai pembanding, sepanjang tahun 2025 lalu, realisasi penyaluran KUR di Pulau Dewata berhasil menyentuh angka Rp10,6 triliun yang tersebar ke 103.549 debitur.
Kehadiran pemerintah dan perbankan seperti BRI sebagai jembatan keuangan pada tahun ini dinilai sangat relevan untuk menjaga stabilitas pariwisata berbasis kebudayaan dan kerajinan lokal.
Kolaborasi inklusif ini menyatukan pembuat kebijakan, dunia usaha, inkubator bisnis, dan lembaga pembiayaan demi pertumbuhan ekonomi Bali yang berkelanjutan.
Berita Terkait
-
Link Live Streaming PSM Makassar vs Persib: Bisa Juara Malam Ini Maung Bandung?
-
BRI Promo Spesial Hello Kitty x Jisoo di Kota Kasablanka: Borong Merchandise Dapat Cashback Seru
-
Link Live Streaming Persijap vs Borneo FC: Misi Pesut Etam Jaga Asa Juara
-
Tembus Rp3,59 Triliun, BRI Dominasi Penyaluran KUR di Lampung Tahun 2026
-
Dari Limbah ke Pasar Dunia, Rahasia Wayan Sudira Ubah Sampah Kayu Laut Jadi Cuan Ekspor
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Liburan Agustus Lebih Hemat! Ada Diskon di Wisata Nako Pasir Angin Bareng BRI
-
Satgas Galapana DPR RI ke Ruteng, Kumpulkan Menteri hingga Bos BUMN untuk Tangani Korban Gempa
-
Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib
-
Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu
-
Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya
-
Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal
-
Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes
-
73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla
-
Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat
-
Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9