- Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan pada 13 Mei 2026 memutuskan perombakan besar struktur kepengurusan di PT BRI Multifinance Indonesia.
- Ignatius Susatyo Wijoyo resmi ditunjuk sebagai Direktur Utama baru menggantikan Wahyudi Darmawan yang kini menjabat Direktur Operasional.
- Perusahaan merestrukturisasi jajaran komisaris dengan mengangkat Ventje Rahardjo sebagai Komisaris Utama serta menunjuk anggota dewan komisaris baru lainnya.
Suara.com - PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance) resmi melakukan perombakan besar-besaran pada struktur kepengurusan perseroan.
Anak usaha dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) tersebut kini dinakhodai oleh Ignatius Susatyo Wijoyo sebagai Direktur Utama yang baru, menggantikan posisi Wahyudi Darmawan.
Keputusan strategis ini disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) perusahaan yang diselenggarakan pada Rabu (13/5/2026).
Melalui keputusan pemegang saham tersebut, Wahyudi Darmawan kini dirotasi untuk mengemban tugas baru sebagai Direktur Operasional BRI Finance.
Sebelum dipercaya memimpin perusahaan pembiayaan ini, Ignatius Susatyo Wijoyo merupakan orang dalam perseroan yang menjabat sebagai Executive Vice President (EVP) BRI Finance sejak tahun 2025. Ia dikenal memiliki rekam jejak yang panjang dan solid di industri keuangan serta perbankan nasional.
Sebelum berlabuh di grup ekosistem BRI, Ignatius pernah menduduki sejumlah posisi penting di industri jasa keuangan. Jabatan tersebut antara lain sebagai Direktur Utama PT Mandiri Tunas Finance (2010–2018), Group Head Consumer Loan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2018–2022), serta Komisaris Utama PT Mandiri Utama Finance (2019–2024). Di luar sektor keuangan, ia juga sempat mengemban amanah sebagai Chief Financial Officer (CFO) di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional pada periode 2022–2023.
Perombakan Jajaran Dewan Komisaris
Selain melakukan penyegaran pada fungsi direksi, RUPST juga merestrukturisasi formasi dewan komisaris perusahaan. Pemegang saham resmi menunjuk Ventje Rahardjo untuk menduduki posisi Komisaris Utama BRI Finance.
Ventje merupakan bankir senior yang sebelumnya pernah mengemban tugas sebagai Direktur Utama PT Bank BRIsyariah Tbk serta Direktur Eksekutif Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS).
Baca Juga: Mauricio Souza Bangga Persija Jakarta Pecahkan Rekor Poin
Formasi dewan komisaris semakin diperkuat dengan masuknya R. Madya Januar sebagai Komisaris, serta tokoh akademisi terkemuka Prof. Komaruddin Hidayat yang diangkat sebagai Komisaris Independen.
Komaruddin Hidayat sendiri dikenal luas oleh publik sebagai mantan Rektor Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII).
Meski nama-nama pengurus baru tersebut telah mendapatkan persetujuan dan disepakati oleh para pemegang saham, manajemen menegaskan bahwa keputusan ini belum berlaku secara instan.
Seluruh jajaran direksi dan komisaris baru yang diberi tanda khusus baru akan menjalankan fungsinya secara efektif setelah lolos penilaian kemampuan dan kepatutan (fit and proper test) serta mendapat restu resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Susunan Kepengurusan Terbaru BRI Finance
Berikut adalah komposisi terbaru dari jajaran Dewan Komisaris serta Direksi PT BRI Multifinance Indonesia hasil keputusan RUPST 2026:
Berita Terkait
-
Hitung-hitungan Persis Solo atau Madura United yang Bakal Degradasi
-
Hadapi Persijap, Persib Bandung Berpotensi Tanpa Marc Klok, Ini Penyebabnya
-
Banjir Hadiah di Indogrosir Padalarang dan Sembako Gratis dari BRI!
-
Promo RotiO Beli 1 Gratis 1 Spesial Anniversary, Nasabah BRI Merapat!
-
Kirim Paket Jadi Lebih Murah, Dapatkan Diskon 10 Persen Khusus Pengguna BRImo
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung