Suara.com - Mengelola keuangan untuk masa depan kini tidak lagi rumit dan bisa dimulai oleh siapa saja. Bagi Anda yang ingin mengembangkan dana secara aman, tepercaya, dan tetap menjaga ketenangan pikiran, investasi berbasis syariah adalah pilihan yang tepat.
Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Bank Rakyat Indonesia (BRI) memperluas kerja samanya dengan manajer investasi terkemuka, Syailendra Capital.
Melalui kolaborasi strategis ini, masyarakat di seluruh Indonesia kini dapat dengan mudah mengakses produk investasi reksa dana syariah yang relevan dengan kebutuhan finansial mereka.
Menariknya, seluruh proses investasi ini bisa dilakukan secara praktis, kapan saja dan di mana saja, langsung dari genggaman tangan Anda melalui aplikasi BRImo.
Layanan ini resmi tersedia mulai 20 Mei 2026 dan dapat diakses kapan pun tanpa ada batas kedaluwarsa program.
Pilihan Produk Reksa Dana Syariah dari Syailendra Capital
Bagi Anda yang ingin memulai, terdapat dua produk unggulan dari Syailendra Capital yang tersedia di ekosistem BRImo. Anda bisa memilih produk yang paling sesuai dengan target waktu dan profil risiko Anda:
1. Syailendra Sharia Money Market Fund (Jangka Pendek)
Ini merupakan produk reksa dana pasar uang syariah. Dana investasi Anda akan dialokasikan pada instrumen pasar uang syariah serta obligasi syariah (sukuk) yang memiliki masa jatuh tempo di bawah satu tahun.
Baca Juga: BRI Tarutung Tegaskan Komitmen Kedaulatan di Hari Kebangkitan Nasional
Produk ini sangat direkomendasikan bagi:
- Investor Pemula: Sangat cocok untuk Anda yang baru pertama kali terjun ke dunia investasi karena memiliki risiko yang relatif rendah.
- Kebutuhan Dana Darurat: Memiliki likuiditas yang tinggi, artinya dana cenderung mudah untuk dicairkan kapan saja.
- Stabilitas Nilai: Nilai investasi Anda relatif stabil dan bergerak positif dari hari ke hari.
- Modal Terjangkau: Anda sudah bisa mulai berinvestasi dengan pembelian minimum mulai dari Rp50.000 saja melalui BRI.
2. Syailendra Sharia Fixed Income Fund (Jangka Menengah & Panjang)
Jika Anda memiliki target keuangan untuk beberapa tahun ke depan, reksa dana pendapatan tetap syariah ini adalah solusi yang tepat.
Dana investasi Anda akan dikelola secara aktif dan selektif pada instrumen obligasi syariah, dengan porsi dominan pada sukuk korporasi. Karakteristik produk ini meliputi:
- Potensi Hasil Optimal: Menawarkan peluang imbal hasil yang lebih menarik dibandingkan reksa dana pasar uang untuk jangka waktu yang lebih panjang.
- Profil Risiko Moderat: Sangat sesuai bagi investor yang siap menerima fluktuasi harga jangka pendek demi pertumbuhan nilai investasi yang lebih baik di masa depan.
- Tujuan Jangka Panjang: Cocok untuk menyiapkan dana pendidikan anak, dana membeli rumah, atau dana pensiun.
- Sangat Murah: Hebatnya, minimal pembelian produk ini di aplikasi BRI sangat ringan, yaitu mulai dari Rp10.000 saja.
Kedua produk di atas telah dikelola secara profesional dan dipastikan sepenuhnya memenuhi prinsip-prinsip syariah, sehingga investasi Anda terbebas dari unsur riba atau ketidakjelasan (gharar).
Panduan Mudah Mulai Berinvestasi di BRImo
Tag
Berita Terkait
-
Cara Reset PIN Kartu ATM BRI Secara Mandiri Tanpa Perlu Datang ke Bank
-
Cicilan Mobil Semakin Ringan dengan Program BRI KKB The Elite, Cek Penawarannya!
-
Mau Pinjam KUR BRI Rp40 Juta? Cek Simulasi Cicilan Murahnya di Sini
-
Rayakan Harkitnas, BRI Manado Perkuat Literasi Keuangan dan Digital di Sulawesi Utara
-
Tingkatkan Keamanan, BRI Regional Terapkan Sistem Pengawasan Real-Time bagi Nasabah
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Perbedaan Tinted Sunscreen vs Skin Tint vs BB Cream, Ini Fungsinya
-
3 Fakta Bomber Anyar Persija Alexander Jeremejeff, Eks Tandem Viktor Gyokeres
-
wondrX 2026 Jadi Pre-Event Danantara Housing Expo, BNI Perluas Akses Pembiayaan Hunian
-
Fenomena Lifestyle Inflation: Saat Pendapatan Bertambah Tapi Dompet Tetap Menjerit
-
Empat Orang Tewas, Polisi Selidiki Kecelakaan Beruntun di Puncak-Cipanas
-
Tembus Rp103,81 Triliun, Ekonom Puji Konsistensi BRI Salurkan KUR Tepat Sasaran
-
Di Antara Pelarian, Prasangka, dan Cinta dalam Novel Honor Bound
-
Mas Botok Pati di DPR: Kami Tak Suka Anarkis, Datang ke Jakarta Tuntut RUU Perampasan Aset Disahkan!
-
Polisi Telusuri Aliran Dana Bisnis Benih Lobster Ilegal di Garut, 3 Orang Jadi Tersangka
-
Poin Penting Instruksi Tegas Prabowo Tangani Karhutla Kalbar, 1.500 Personel TNI Dikerahkan