- BRI KCP Bengkayang memperkuat keamanan transaksi digital untuk melindungi nasabah dari kejahatan siber di wilayah perbatasan Kalimantan Barat.
- Implementasi sistem enkripsi, pemantauan transaksi secara real-time, serta edukasi nasabah dilakukan guna mencegah risiko penipuan perbankan yang meningkat.
- BRI memperketat pengawasan operasional Agen BRILink dan menyediakan fitur pemblokiran instan demi menjamin kenyamanan layanan keuangan masyarakat pelosok.
Suara.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Pembantu (KCP) Bengkayang mengambil langkah proaktif dalam mengamankan ekosistem finansial masyarakat di wilayah perbatasan Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat.
Langkah ini diambil menyusul lonjakan signifikan pada pemanfaatan platform perbankan digital serta adopsi transaksi nontunai di kawasan tersebut.
Pimpinan BRI KCP Bengkayang, Vendy Aries Martcahyo, mengungkapkan bahwa penguatan benteng pertahanan digital ini dijalankan melalui perpaduan mutakhir antara pembaruan teknologi, pengawasan ketat lalu lintas transaksi, serta kampanye edukasi intensif kepada para nasabah demi menangkal aneka modus penipuan perbankan.
“Keamanan transaksi digital menjadi perhatian utama kami, terutama karena penggunaan layanan digital seperti BRImo, QRIS, dan transaksi melalui Agen BRILink terus meningkat di masyarakat Bengkayang,” ujar Vendy di Bengkayang, Kamis (21/5/2026).
Dalam implementasi teknisnya, BRI menerapkan protokol enkripsi dan sistem verifikasi identitas berlapis pada aplikasi mobile banking BRImo. Langkah ini bertujuan untuk menjamin bahwa akses masuk ke dalam rekening nasabah sepenuhnya valid dan terlindungi dari upaya peretasan.
Tak hanya itu, aktivitas keuangan nasabah dipantau secara real-time melalui sistem pengawasan otomatis guna mengidentifikasi pola transaksi yang tidak wajar sejak dini. Langkah preventif serupa juga diaplikasikan pada koridor pembayaran berbasis kode QRIS, transaksi nontunai, hingga penggunaan kartu ATM yang wajib berbasis cip dengan kode PIN terenkripsi tinggi.
Di samping penguatan dari sisi internal, Vendy mengingatkan bahwa faktor kewaspadaan nasabah tetap memegang peranan krusial dalam memutus mata rantai kejahatan siber (cybercrime).
“BRI juga terus mengedukasi masyarakat agar tidak mudah memberikan data pribadi, kode OTP, maupun PIN kepada pihak lain yang mengatasnamakan bank. BRI tidak pernah meminta data rahasia nasabah dalam kondisi apa pun,” tegasnya.
Perhatian khusus juga diarahkan pada jaringan Agen BRILink. Layanan ini diketahui menjadi tulang punggung penggerak roda ekonomi yang paling dominan di area beranda negara, seperti Kecamatan Jagoi Babang dan Seluas.
Baca Juga: Susunan Komisaris dan Direksi BRI Finance Terbaru, Ada Eks Rektor UII
Kehadiran para agen memungkinkan penduduk di pelosok desa menikmati akses perbankan tanpa perlu menempuh perjalanan jauh menuju pusat kota.
Guna mengeliminasi potensi risiko operasional di lapangan, BRI memperketat supervisi transaksional serta memberikan pembinaan berkala kepada para mitra agen mengenai standar operasional prosedur (SOP) pelayanan yang aman.
Vendy menambahkan bahwa strategi operasional BRI di Bengkayang menggabungkan kekuatan layanan digital, jaringan fisik agen, serta aksi jemput bola melalui kunjungan langsung petugas ke lapangan (field officer).
Guna memitigasi risiko secara cepat, BRI telah menyiagakan saluran pengaduan darurat dan fitur pemblokiran instan jika nasabah mendeteksi adanya indikasi penyalahgunaan rekening atau mengalami kendala teknis. Melalui penguatan literasi digital yang berkelanjutan, BRI berkomitmen memastikan masyarakat di wilayah perbatasan dapat menikmati kemudahan teknologi finansial dengan rasa aman dan nyaman.
Tag
Berita Terkait
-
Persija Bidik Akhir Manis di JIS, Ardhi Tjahjoko Tegaskan Wajib Menang Lawan Semen Padang
-
BI Rate Naik, Ini Strategi Jitu BRI Jaga Pertumbuhan Bisnis
-
BRI Insurance Hadirkan Solusi Proteksi Murah bagi Pelaku UMKM
-
Ogah Terpeleset di Laga Terakhir, Julio Cesar Minta Pemain Persib Bandung Lakukan Ini
-
Asisten Bojan Hodak Takut Persib Kalah di Laga Pamungkas dan Gagal Juara
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 6 Sunscreen Moisturizer Terbaik untuk Anti Aging, Kulit Kencang dan Bebas Kerutan
Pilihan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
Terkini
-
BI Rate Naik, Ini Strategi Jitu BRI Jaga Pertumbuhan Bisnis
-
BRI Insurance Hadirkan Solusi Proteksi Murah bagi Pelaku UMKM
-
Promo di BRI Consumer Expo 2026: KPR Bunga 1,75% hingga Cashback Liburan Mewah!
-
Siapkan BRImo! Ini Daftar Potongan Diskon Summer Deals SOGO Tahun 2026
-
Promo Cashback Watsons, Cuma untuk 125 Orang Pertama per Hari untuk Nasabah BRI!
-
BRI Tarutung Tegaskan Komitmen Kedaulatan di Hari Kebangkitan Nasional
-
5 Ciri Penipuan KUR BRI di TikTok dan Instagram, Kerap Incar Orang Tua
-
BRI Insurance dan PNM Gelar Edukasi Literasi Asuransi, Dukung Ketahanan Finansial UMKM
-
Hari Kebangkitan Nasional, BRI Regional Beri Penghargaan Karyawan Berprestasi
-
BRI Gandeng Syailendra Capital Perkuat Wealth Management, Perluas Akses Investasi Nasabah,