Bri / News
Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:28 WIB
Ilustrasi UMKM BRI
Baca 10 detik
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mempertimbangkan perpanjangan penempatan dana Saldo Anggaran Lebih di Himbara hingga tahun depan pada Selasa, 4 Agustus 2026, di Tangerang.
  • Dirut BRI Hery Gunardi menyatakan dukungan positif atas kebijakan optimalisasi kas negara tersebut guna memperkuat likuiditas perbankan nasional.
  • Kebijakan penempatan dana SAL ini memberikan ruang bagi bank untuk menyalurkan pembiayaan secara sehat dan menjaga stabilitas sistem keuangan.

Suara.com - Rencana pemerintah melalui Kementerian Keuangan untuk mengoptimalkan pengelolaan kas negara mendapat respons positif dari industri perbankan.

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) menyambut baik langkah pemerintah yang membuka peluang untuk memperpanjang penempatan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) di Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Tangerang, Selasa (4/8/2026), mengutarakan bahwa kementeriannya mempertimbangkan untuk memperpanjang masa penempatan dana SAL di bank-bank Himbara hingga tahun depan. Padahal, rencana awalnya sebagian dana tersebut akan ditarik pada akhir tahun 2026.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama BRI Hery Gunardi menilai kebijakan ini merupakan cerminan nyata dari sinergi kebijakan fiskal dan sektor keuangan.

"BRI mendukung langkah pemerintah dalam mengoptimalkan pengelolaan kas negara melalui penempatan dana SAL. Kebijakan tersebut memberikan dukungan likuiditas bagi industri perbankan sehingga bank dapat menjalankan fungsi intermediasi secara lebih optimal dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian," ujar Hery dalam keterangannya.

Hery menjelaskan, likuiditas yang terjaga dengan baik adalah prasyarat mutlak bagi perbankan nasional untuk terus menyalurkan kredit yang sehat di tengah dinamika ekonomi global.

Menurutnya, instrumen pengelolaan kas negara seperti dana SAL memiliki peran strategis untuk menopang stabilitas sistem keuangan secara makro.

Dengan ketersediaan likuiditas yang memadai dari dana SAL, bank memiliki keleluasaan dan ruang yang lebih besar untuk memenuhi tingginya kebutuhan pembiayaan dunia usaha.

"BRI meyakini bahwa sinergi antara pemerintah dan industri perbankan merupakan fondasi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Melalui pengelolaan likuiditas yang prudent, kami akan terus memperbesar kontribusi BRI sebagai agen pembangunan," tutup Hery.

Baca Juga: Nasabah BRI Wajib Tahu! Ini Nomor Resmi Contact BRI agar Transaksi Tetap Aman

Load More