- BRI berkolaborasi dengan Kementerian Perdagangan dan Indomaret Group untuk memberikan fasilitas pembiayaan kewirausahaan bagi aparatur sipil negara yang memasuki masa purnabakti.
- Rangkaian program kolaborasi tersebut mencakup workshop Toko Mandiri Indogrosir, peresmian gerai Point Coffee, serta pemasaran produk usaha mikro, kecil, dan menengah.
- Dukungan finansial dari perbankan ini bertujuan menciptakan kemandirian ekonomi pensiunan sekaligus memperluas jaringan distribusi produk lokal di pasar modern.
Suara.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) terus memperkuat perannya dalam membangun ekosistem perdagangan nasional yang inklusif.
Terbaru, BRI berkolaborasi dengan Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan Indomaret Group untuk mendorong kewirausahaan bagi para ASN yang memasuki masa purnabakti melalui program Toko Mandiri Indogrosir (TMI).
Dukungan pembiayaan dari BRI menjadi pilar utama yang mempermudah para calon pensiunan Kemendag untuk memiliki usaha ritel sendiri tanpa harus membangun bisnis dari nol.
Rangkaian kegiatan ini ditandai dengan penyelenggaraan workshop TMI, peluncuran gerai Point Coffee di lingkungan Kemendag, serta peresmian pemasaran produk UMKM Pilihan Budi Santoso (Busan).
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Direktur Consumer Banking BRI, Aris Hartanto, Menteri Perdagangan RI, Budi Santoso, CEO Indomaret Group, Sinarman Jonatan, dan Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan RI, Isy Karim.
Menteri Perdagangan RI, Budi Santoso, mengapresiasi tinggi peran BRI dalam memfasilitasi akses permodalan bagi para purnabakti. Menurutnya, kolaborasi ini memberikan kepastian dan kemudahan nyata bagi para pensiunan yang ingin tetap mandiri secara ekonomi.
"Program Toko Mandiri Indogrosir memberikan kemudahan bagi para calon purnabakti untuk memulai usaha ritel. Peserta tidak perlu membangun usaha dari nol karena sistem operasional hingga pendampingan telah dipersiapkan oleh Indomaret Group. Dukungan pembiayaan dari BRI menjadi nilai tambah agar masyarakat semakin mudah mewujudkan rencana usahanya," kata Budi Santoso.
Budi menambahkan, kombinasi antara waktu dan pengalaman para purnabakti dengan dukungan pembiayaan BRI serta sistem ritel teruji dari Indomaret Group merupakan modal berharga untuk melahirkan wirausahawan baru. Selain itu, para purnabakti juga didorong untuk memanfaatkan program UMKM Bisa Ekspor dari Kemendag sebagai agregator produk lokal.
Kehadiran BRI dalam kemitraan strategis ini tidak hanya fokus pada penyediaan fasilitas kredit bagi pensiunan, tetapi juga memperluas rantai pasok dan daya saing produk UMKM di pasar modern.
Baca Juga: Nggak Perlu Repot Bawa Cash, Fitur Andalan BRI Ini Bikin Belanja Jadi Kilat
CEO Indomaret Group, Sinarman Jonatan, menyampaikan bahwa kolaborasi tiga pihak bersama BRI ini menjadi jawaban konkret atas kebingungan yang sering dialami pekerja menjelang masa pensiun.
"Melalui kolaborasi ini, pertanyaan 'setelah pensiun mau apa?' dijawab dengan sebuah peluang nyata, yaitu berwirausaha. Kami mengapresiasi inisiatif Kementerian Perdagangan dan dukungan BRI yang mendorong para peserta purnabakti untuk tetap produktif," ujar Sinarman.
Hingga saat ini, ekosistem ritel Indomaret Group telah menaungi lebih dari 2.356 warung modern TMI, bermitra dengan 1.200 pemasok UMKM, serta merangkul ratusan ribu mitra warung dan UMKM kuliner di seluruh Indonesia.
Melalui integrasi layanan keuangan dari BRI dan jaringan distribusi yang luas, keterlibatan perbankan ini diharapkan dapat mempercepat pemerataan ekonomi, membuka peluang kerja baru, serta menciptakan ekosistem bisnis yang berkelanjutan dari tingkat akar rumput.
Tag
Berita Terkait
-
Buka Rekening BRI di Summarecon Bekasi, Nikmati Cashback Spesial BRImo!
-
Cicil Emas Lebih Mudah, BRI Hadirkan Layanan Pembiayaan Emas di BRImo
-
DPLK BRI Dipercaya Kelola Dana Pensiun 3.000 Pegawai Unpad
-
BRI Boyong Promo Spesial 17 Agustus, Diskon 17% King Koil Hingga Hadiah Eksklusif
-
Dukung Ratusan Ribu UMKM, Penyaluran KUR BRI Tembus Rp103,81 Triliun Pada 2026
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Gamer Siap-Siap! Nintendo Switch dan Switch 2 Bakal Resmi Masuk Indonesia Desember 2026
-
Dorong Purnabakti Berwirausaha, BRI Hadirkan Kemudahan Pembiayaan Toko Mandiri Indogrosir
-
Buka Rekening BRI di Summarecon Bekasi, Nikmati Cashback Spesial BRImo!
-
200 Truk Kontainer di Tanjung Priok Diuji Emisi Demi Kejar Udara Bersih Pelabuhan
-
Andrie Yunus Alami Kecemasan Berat, KontraS Ungkap Kondisi Terkini
-
3 Juta KK Sudah Masuk Perlinsos Digital, Pemerintah Uji Sistem di 43 Daerah
-
Jepang-Rusia Memanas! Kunjungan Putin dengan Kapal Perang ke Kuril Bikin Tokyo Murka
-
Pergi Jauh, Tanah Air Tetap Jadi Rumah: Kisah Diaspora Memaknai Indonesia
-
91% Orang Indonesia Anggap Kesehatan Holistik Penting, Ternyata Bukan Sekadar Bebas Penyakit
-
Produksi Melimpah Harga Jatuh, Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Nasib Petani Garam