Bri / News
Kamis, 13 Agustus 2026 | 17:08 WIB
Wakil Rektor Bidang Sumber Daya dan Tata Kelola Unpad, Prof. R. Widya Setiabudi Sumadinata, dan Ketua Pengurus DPLK BRI, Arie Sus Miyanti, memperlihatkan dokumen Perjanjian Kerja Sama yang telah ditandatangani di Executive Lounge Unpad, Jl. Dipati Ukur No. 35 Bandung pada Selasa (11/8). (Media Unpad/Dadan Triawan)
Baca 10 detik
  • DPLK BRI dan Universitas Padjadjaran resmi bekerja sama mengelola dana pensiun di Bandung pada 11 Agustus 2026.
  • Kemitraan strategis tersebut mencakup pengelolaan Program Pensiun Iuran Pasti bagi sekitar 3.000 pegawai PNS dan Non-PNS Unpad.
  • Seluruh iuran program pensiun individual ini ditanggung penuh oleh pihak Universitas Padjadjaran tanpa memotong gaji pegawai.

Suara.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) BRI terus memperluas jangkauan layanannya di sektor pendidikan tinggi.

Terbaru, DPLK BRI resmi menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Padjadjaran (Unpad) terkait Pengelolaan Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP) bagi para pekerja di lingkungan kampus tersebut.

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) ini dilaksanakan di Executive Lounge Unpad, Jalan Dipati Ukur, Bandung, pada Selasa (11/8/2026).

Melalui kemitraan ini, DPLK BRI akan mengelola investasi dana pensiun untuk sekitar 3.000 pegawai Unpad, yang mencakup kelompok Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Non-PNS.

Rekening dana pensiun tersebut dibuat secara individual atas nama masing-masing pekerja dan nantinya dapat dicairkan saat memasuki masa purna tugas atau jika terjadi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Ketua Pengurus DPLK BRI, Arie Sus Miyanti, menegaskan komitmen perseroan untuk menjaga amanah dan kepercayaan yang telah diberikan oleh pihak universitas secara profesional.

Langkah ini sekaligus memperkuat sinergi BRI dengan sektor pendidikan nasional, di mana DPLK BRI tercatat telah bermitra dengan 14 perguruan tinggi di Indonesia.

"Mudah-mudahan kami bisa menjaga kepercayaan yang sudah diberikan ini secara prudent (hati-hati) dan profesional. Harapannya, ini bukan hanya sebagai instrumen untuk menunjang kesejahteraan hari tua, tetapi juga sebagai instrumen strategis untuk mempertahankan talenta unggul di Unpad," ujar Arie Sus Miyanti.

Kehadiran program DPLK BRI ini disambut positif oleh manajemen Unpad. R. Widya Setiabudi Sumadinata mengungkapkan bahwa partisipasi dalam pengelolaan dana pensiun bersama DPLK BRI merupakan bentuk komitmen lembaga dalam mengapresiasi kinerja dan prestasi para pegawai, sekaligus menjadi dorongan motivasi kerja yang kuat.

Baca Juga: BRI Poso Bersama Kejari Tuntaskan Kendala Administrasi Kredit ASN

Senada dengan hal tersebut, Direktur SDM dan PKTK Unpad, Imanudin Kudus, menjelaskan bahwa program DPLK BRI dihadirkan sebagai penambah fasilitas perlindungan hari tua yang sudah ada sebelumnya, seperti Taspen dan BPJS Ketenagakerjaan.

Seluruh iuran program DPLK BRI ini ditanggung penuh oleh Unpad selaku pemberi kerja tanpa membebani potongan gaji pegawai. Hal ini diharapkan menjadi angin segar yang memacu semangat para tenaga pendidik dan kependidikan untuk memberikan kontribusi terbaik bagi institusi.

Informasi selengkapnya mengenai prosesi penandatanganan kemitraan ini dapat diakses melalui rilis resmi Universitas Padjadjaran.

Load More