SuaraCianjur.id,- Universitas Jenderal Achmad Yani (UNJANI) mewisuda 1528 mahasiswa pada Sabtu (13/8/2022) di Hotel Harris Festival Citylink jalan Peta Kota Bandung.
Tak hanya untuk gelar Sarjana, Wisudawan ini terdiri dari wisuda magister, profesi, dan ahli madya.
Rektor UNJANI, Prof. Hikmahanto Juwana, S.H., LL.M., Ph.D mengatakan bahwa sesuai perkembangan jaman, UNJANI sudah terus membentuk ciri khasnya. Sesuai dengan karakter tokoh pendirinya di angkatan darat.
"Saya harap mereka (alumni) bisa bermanfaat bagi masyarakat utamanya negara. Sebab, suatu saat nanti, masing-masing dari mereka itu akan menjadi pemimpin, semoga kelak menjadi kebanggaan. Kami juga ingin mencoba membuat UNJANI ini beda dari universitas lainnya agar bisa bersaing, salahsatunya memasukkan nilai-nilai pendidikan latihan dasar kedisplinan dan kepemimpinan," kata Hikmahanto.
Para alumninya diyakini mampu mempedomani nilai-nilai kedisiplinan. Terutama pada nilai-nilai kemiliteran yang kuat dalam hal disiplin, loyal, dan santun, agar saat mereka berada di dunia kerja sudah senantiasa menerapkannya.
Hikmahanto juga menjelaskan bahwa UNJANI lahir pada 1990 sebagai universitas dari berbagai sekolah tinggi yang ada di TNI angkatan darat dan akademi sekolah tinggi.
"Kami ke depan ingin menjadi universitas ternama dan kami pasti akan bisa mencapainya. UNJANI harus menjadi kampus yang berbeda, salah satu contoh mahasiswa dalam lakukan penelitian mesti ada kaitannya dengan kebutuhan TNI AD, misalkan membuat mobil listrik untuk mengangkut prajurit TNI AD, lalu mobil listrik untuk ambulans, dan kami ingin ada prodi yang bernuansa militer, seperti prodi hukum militer," ujarnya.
"Dimulai penerimaan tahun kemarin, para mahasiswa kami kirim ke pusat pendidikan yang ada di Cimahi untuk latihan dasar kedisiplinan dan kepemimpinan. Jadi hal-hal pembeda itulah yang bisa membuat Universitas kami semakin maju," imbuh dia.
Sementara itu Ketua Yayasan Eka Pakci, Letnan Jenderal TNI (Purn) Tatang Sulaiman berharap ke depannya UNJANI bisa menghasilkan lulusan berkualitas dengan hadirnya sarana dan prasarana yang lebih bagus sehingga mahasiswa merasa nyaman.
Baca Juga: Pria di Karawang Diduga Tenggelam di Bendung Walahar, Tim SAR Lakukan Pencarian
Senada dengan Hikmahanto, Tatang mengakui bahwa setiap universitas perlu ada kekhasan. Seperti di UNJANI dimana sistem pendidikan yang berkolaborasi dengan dunia militer.
"Nah pembeda inilah yang menurut saya menjadi salah satu jalan kemajuan kampus. Apalagi, UNJANI yang dimiliki oleh angkatan darat maka ingin ada kekhasan terkait militer, yakni disiplin, loyal, dan santun," ujarnya.
"Kami juga selipkan materi kepemimpinan dan sikap militer untuk diadopsi. Semoga kekhasan ini menjadi bagian dari ketertarikan orang untuk masuk ke sini," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Perbandingan Skin Tint Somethinc vs Rose All Day, Mana yang Lebih Tahan Minyak?
-
My Lovely Journey: Pengingat untuk yang Merasa Hidup Jalan di Tempat
-
5 Rekomendasi Eyeliner Pensil Serut yang Waterproof, Pigmented dan Tahan Lama
-
Pindah ke Gresini, Joan Mir Akui Nyontek Marc Marquez
-
Api Sore Hari
-
Darurat Karhutla Kalimantan, Jepang Kirim 600 Pasukan Khusus dan Kapal Amfibi
-
Resmi! Daftar Pemain Timnas Indonesia untuk Kualifikasi Piala Asia U-20 2027
-
Lodewyk Pusung Ajukan Praperadilan Ketiga, Kejagung Ingatkan Batasan KUHAP Baru
-
Mengenal Inovasi Sistem Hybrid Terbaru pada Mitsubishi New Xforce HEV
-
Ulasan Buku Senjata Kaum Lemah: Ketika Melawan Tak Harus Berteriak