SuaraCianjur.id,- 3 orang tersangka penipuan bermodus kenaikan tarif transfer Bank BRI, berhasil diringkus jajaran kepolisian Polres Cimahi wilayah hukum Polda Jabar. Ketiganya merupakan warga Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan. Masing-masing tersangka berinisial DM (21), RP (29), dan A (23).
"Dalam aksinya, ketiga pelaku memiliki peran berbeda. Tersangka DM berperan sebagai operator yang mengelabui korban dengan menjadi customer service, lalu tersangka RP berperan sebagai operator dan pemilik rekening penampung dana korban. Sedangkan tersangka A berperan sebagai pengirim dokumen elektronik brosur pengumuman perubahan tarif," ujar Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Ibrahim Tompo Senin (15/8/2022).
Modus penipuan yang dilakukan para tersangka adalah berpura-pura menyebarkan informasi adanya perubahan tarif biaya transfer di Bank BRI. Korban nantinya diminta untuk meng-klik link yang diberikan oleh para tersangka.
"Jadi mereka ini membuat dokumen elektronik berupa brosur pengumuman dari Bank BRI, perihal perubahan tarif biaya transaksi dalam layanan BRI mobile atau internet banking. Para korban diminta vote setuju atau tidak setuju perihal perubahan tarif biaya transaksi dalam layanan BRI mobile atau internet banking," kata dia.
"Jadi nanti korbannya diminta untuk membuka link yang diberi oleh para tersangka. Sesudah di klik, nanti informasi dan data-data milik para korban di hack oleh mereka (tersangka). Dari situ uang para korban yang tersimpan di tabungan disedot," imbuh Ibrahim.
Agar aksi penipuan tersebut tidak dicurigai, para tersangka memberi opsi bagi para korbannya.
"Nah jadi disitu diinfokan nasabah setuju gak jika per-transaksi menggunakan tarif lama yaitu Rp 6.500 atau Rp150.000 perbulan.
Vote tersebut nantinya diarahkan ke link yang tadi diberikan oleh tersangka," lanjut Ibrahim.
Dikatakan Ibrahim, sejauh ini para tersangka mengaku telah menipu 6 orang nasabah Bank BRI dengan total kerugian Rp.807.300.000.
Saat ini, polisi masih memburu lima pelaku lain yang masih buron atau masuk daftar pencarian orang (DPO) yang merupakan warga Dusun II, Desa Ujung Tanjung, Kecamatan Tulung Salapan, Kabupaten OKI, Sumsel.
Baca Juga: Simak! Ini Aturan Baru Perjalanan Kereta Api Indonesia
Ibrahim menyampaikan, para tersangka mengirimkan link penipuan tersebut ke WhatsApp nasabah dan mengarahkan agar korban tersebut segera melakukan konfirmasi dengan membuka dan mengisi form dari link yang dikirim pelaku.
"Tampilan situs yang dibuat para tersangka sangat mirip dengan aplikasi BRI Mobile yang asli. Korban diminta mengisi username dan kata sandi mobile banking serta kode OTP yang masuk melalui pesan singkat. Setelah mendapatkan data dari form link tersebut, pelaku menguasai akun mobile banking korban. Kemudian pelaku menguras uang di rekening korban," beber Kabid Humas Polda Jabar.
Kasus ini terbongkar, setelah satu dari enam nasabah BRI yang menjadi korban merasa curiga dan melapor langsung ke pihak Bank setelah mengetahui isi saldonya ludes. Korban bernama Darmawan asal Maribaya, Lembang, Kabupaten Bandung Barat.
"Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian Rp250 juta dan melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian Polres Cimahi," katanya.
"Dari hasil pemeriksaan, tersangka telah menjalankan aksinya beberapa kali sejak Juni hingga Agustus 2022 dengan jumlah korban enam orang. Mereka meraup uang hasil kejahatan sejumlah Rp807.300.000," sambungnya.
Akibat perbuatannya, ketiga pelaku dijerat Pasal 45a ayat 1 UU RI Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan atau Pasal 378 KUHPidana dan atau 372 KUHP.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Data Gempa Terbaru Gunung Awu yang Bikin Badan Geologi Khawatir
-
REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
-
Dari Surabaya ke Makassar, Cast Pelangi di Mars Sapa Langsung Penonton dengan Hangat
-
Cari Tablet Murah yang Bisa Telepon? 4 Rekomendasi Tablet dengan SIM Card 2026 yang Layak Dipinang
-
HP Murah Redmi 15A 5G Rilis Akhir Maret: Usung Chip Mumpuni dan Baterai Jumbo
-
Mentan: Stok dan Harga Pangan Stabil saat Lebaran
-
Libur Lebaran 2026: Ragunan Diserbu Wisatawan, Targetkan 400 Ribu Pengunjung
-
Misi Mencari Cuan Jalur Langit: Cek Shio-mu, Siapa Tahu Takdirmu Jadi Miliarder Setelah Opor Habis
-
Quartararo Abaikan Hasil MotoGP Brasil, Salip Marc Marquez Lebih Penting di Tengah Masa Sulit
-
Eddy Soeparno: WFH Setelah Lebaran Bisa Pangkas Konsumsi BBM Secara Signifikan