/
Senin, 29 Agustus 2022 | 18:08 WIB
Ilustrasi Muslim - Pemaksaan Hijab dalam Islam (Unsplash)

SuaraCianjur.id - Media sosial akhir-akhir ini sedang diramaikan pembahasan tentang seorang konten kreator YouTube alias YouTuber dengan ratusan ribu subscriber membuat konten dengan memaksa wanita lain untuk menggunakan hijab.

Konten ini menuai pro kontra tentang dakwah menutupi aurat wanita dengan berhijab. Sebab, banyak netizen menilai bahwa perilaku ini terlalu memaksa.

Beberapa video yang diunggahnya di YouTube itu dianggap aksi yang terlalu berlebihan. Misalnya seperti yang ditonton ada konten yang memaksa seorang wanita non-muslim dipaksa untuk berhijab.

Lalu bagaimana hukum Islam memandang pemaksaan hijab

secara bahasa, Islam artinya tunduk dan berserah diri. Jadi, Islam menghendaki kapatuhan tulus atau kepasrahan secara total seorang umatnya. Hal-hal yang tulus tidak mungkin lahir dari keterpaksaan kecuali kesadaran seseorang dari dalam hatinya.

Hakikat Rasulullah SAW turun memang betul untuk menyebarkan ajaran Islam dengan berdakwah untuk penyempurnaan akhlak manusia. Bahkan sebagai umatnya kita memang diwajibkan untuk berdakwah menyampaikan kebaikan.

Namun, metode yang dipilih haruslah tepat. Jangan sampai memaksa. Karena Islam tidak menghendaki pemaksaan dan mengedepankan kemerdekaan seseorang. Misalnya ketika paman Nabi Muhammad SAW, Abu Thalib, yang lebih memilih agama non-islam dibanding agama yang disebarkan keponakan kesayangannya. 

Apakah lantas membuat Rasulullah SAW memaksa pamannya untuk mengucapkan syahadat? jawabannya tidak. Rasulullah SAW membebaskan apa yang menjadi kepercayaan pamannya soal agama yang telah dia anut.

Selain itu tentang penyebaran dakwah Islam yang dilakukan para ulama nusantara atau Wali Songo pada zaman dahulu. Apakah mereka melakukan pemaksaan? tidak. Mereka justru menggunakan metode-metode dakwah tertentu yang cocok dan terbukti Islam berhasil menyebar di Nusantara dengan cara tanpa pemaksaan atau kekerasan.

Baca Juga: Buya Yahya Jelaskan Masalah Hiburan yang Halal Sesuai dengan Ajaran Islam, Begini Penjelasannya

Hakikat dakwah memang betul untuk mengajak atau menyeru dalam jalan kebaikan. Namun, menyeru/mengajak dengan memaksa adalah hal yang berbeda. Allah SWT berfirman:

Allah mengingatkan dalam QS. Yunus, ayat 99:

Dan jika Tuhanmu menghendaki, tentulah beriman semua orang yang ada di muka bumi seluruhnya. Maka apakah kamu (hendak) memaksa manusia supaya mereka menjadi orang-orang yang beriman semuanya?” (QS. Yunus: 99).

Berdakwah haruslah diaplikasikan dengan cara yang baik. Tugas dakwah harus disampaikan dengan cara yang bijak, sebagaimana firman Allah SWT:

Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.” (QS. an-Nahl: 125).

Load More