- Data Bapanas per 7-8 Februari 2026 menunjukkan stabilitas harga pangan strategis nasional dengan penurunan signifikan pada beras dan bawang.
- Komoditas utama seperti beras premium, medium, bawang merah, dan bawang putih mengalami koreksi harga, sementara cabai rawit merah naik.
- Harga telur ayam ras dan daging ayam ras turun, kontras dengan kenaikan tipis pada daging sapi murni di pasar domestik.
Suara.com - Stabilitas harga pangan nasional pada awal Februari 2026 menunjukkan sinyal positif bagi konsumen.
Berdasarkan data terbaru dari Panel Harga Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) per 7-8 Februari 2026, sebagian besar komoditas bahan pokok strategis mencatatkan penurunan harga secara merata di berbagai wilayah Indonesia.
Tren pelemahan harga ini mencakup kebutuhan dasar seperti beras, bawang-bawangan, hingga aneka tepung, yang memberikan indikasi bahwa pasokan di pasar domestik saat ini dalam kondisi yang relatif terkendali.
Beras Premium dan Medium Alami Koreksi Harga
Komoditas beras yang menjadi perhatian utama masyarakat terpantau bergerak turun.
Beras jenis premium kini berada di level Rp15.509 per kilogram, menyusut sekitar 0,89 persen. Penurunan serupa terjadi pada beras medium yang dibanderol Rp13.304 per kilogram (turun 0,58 persen).
Untuk varian lainnya, beras medium non-SPHP terkoreksi menjadi Rp13.838 per kilogram. Sementara itu, beras SPHP produksi Bulog stabil dengan penurunan tipis ke level Rp12.436 per kilogram.
Kontras dengan tren tersebut, beras khusus lokal justru mengalami kenaikan sebesar 1,59 persen ke angka Rp15.936 per kilogram.
Bawang dan Produk Hortikultura Turun Signifikan
Baca Juga: Ramai-ramai Pedagang Daging Mogok, Amran Ancam Cabut Izin Pengusaha yang Mainkan Harga
Salah satu penurunan terdalam pada periode ini terjadi pada kelompok bumbu dapur. Harga bawang merah merosot hingga 2,76 persen menjadi Rp39.612 per kilogram.
Langkah serupa diikuti oleh bawang putih bonggol yang harganya melandai signifikan sebesar 2,49 persen ke posisi Rp37.796 per kilogram.
Di sektor cabai, pergerakan harga terpantau bervariasi:
Cabai Merah: Jenis merah besar dan merah keriting kompak turun masing-masing di level Rp37.795 dan Rp40.390 per kilogram.
Cabai Rawit Merah: Masih menjadi anomali dengan kenaikan harga sebesar Rp938, sehingga kini menyentuh angka Rp68.483 per kilogram.
Ayam dan Telur Melandai, Daging Sapi Naik Tipis
Berita Terkait
-
Jelang Ramadan, Harga Cabai Rawit Makin Pedas
-
Awal Februari, Harga Beras dan Cabai Rawit Kompak 'Nanjak'
-
Mayoritas Harga Pangan Turun, Cabai Rawit Merah Masih Naik Tembus Rp 62.000/kg
-
2 Jenis Pangan Ini Harganya Bakal Meroket Jelang Ramadan
-
Deretan Harga Pangan Nasional Kompak Turun Jelang Akhir Januari 2026, Beras Ikut Meluncur
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Rupiah Terpeleset ke Rp17.414: Ketegangan Global dan Harga Minyak Jadi Beban
-
OJK Bahas Rebalancing MSCI, Ada Saham yang Bakal Didepak dari IHSG?
-
Rebalancing MSCI Diumumkan Besok, Danantara Pede Pasar Modal RI Tak Turun Kasta
-
Pegadaian dan SMBC Indonesia Kembangkan Sustainable Financing Framework 2026 Berbasis ESG
-
Menkeu Purbaya Batal Aktifkan BSF: Kita Enggak Krisis
-
Sah! Menteri Bahlil Tunda Kenaikan Royalti Tambang Demi Jaga Iklim Investasi
-
Kenaikan Ongkos Kirim di Marketplace Tak Bisa Dibendung
-
Rupiah Masih Melemah, Bank Mulai Jual Dolar AS di kisaran Rp17.700
-
Viral Video Menkeu Bagi-bagi Dana Hibah di Tiktok, BRI Klarifikasi: HOAKS!
-
PT Pertamina Training and Consulting Gelar RUPS Tahun Buku 2025, Bertransformasi di Tengah Fluktuasi