/
Rabu, 31 Agustus 2022 | 13:15 WIB
Warga yang berada di Kampung Pandawaras bergotong royong membangun jembatan darurat, untuk menunjang segala aktifitas masyarakat setempat. (Foto Veronika - cianjur.suara.com)

SuaraCianjur.id- Pembangunan jembatan permanen bagi warga yang tinggal di Kampung Pandawaras, Kabupaten Cianjur belum mendapatkan kepastian dari pemerintah setempat. Maka dari itu mereka berinisiatif, untuk membangun jembatan darurat.

Warga kampung secara bergotong-royong untuk membangun jembatan darurat, demi untuk menunjang segala aktifitas warga Kampung Pandawaras, Desa Sukaluyu, Kecamatan Cikadu, Kabupaten Cianjur.

Daerah tersebut memang memiliki kesulitan akses untuk menyebrang sungai karena jembatan sebelumnya telah rusak. Pembangunan jembatan darurat tersebut juga dilakukan, supaya anak-anak di kampung tersebut tidak perlu lagi nyebur ke sungai saat pergi sekolah.

Untuk masalah biaya pembangunan jembatan darurat tersebut, bersumber dari swadaya iuran pemerintah desa dan masyarakat, yang sangat peduli dengan keselamatan warga.

“Anggarannya swadaya warga masyarakat, bahan material mengunakan bambu dan besi puing-puing bekas jembatan gantung yang rusak sebelumnya,” ungkap Wahyu selaku Kepala Desa Sukaluyu, Rabu (31/8/2022).

Kegiatan gotong-royong warga dalam pembangunan jembatan darurat tersebut telah dimulai sejak hari Minggu (28/8) lalu.

“Untuk sementara anak-anak yang akan berangkat dan pulang sekolah tidak akan lagi menyeberangi dan turun ke Sungai Ciujung,” imbuhnya.

Pemerintah desa berharap, akan ada pembangunan jembatan permanen dalam waktu dekat. Karena dikhawatirkan kalau jembatan darurat yang mereka bangun, tidak akan kuat ketika tersapu air dari Sungai Ciujung.

 “Semoga tahun depan kami sudah bisa mendapat bantuan dalam pembuatan jembatan permanen, karena kadang air sungai suka tinggi jadi kami khawatir berpengaruh sama jembatan darurat yang kami buat” harap Wahyu.

Baca Juga: Gerrard dan Aston Villa Punya Motivasi Tinggi untuk Hancurkan Arsenal di Laga Tandang

Load More