/
Rabu, 31 Agustus 2022 | 15:32 WIB
Gelandang Chelsea asal Kroasia Mateo Kovacic (kedua dari kanan) bereaksi setelah laga melawan Southampton di Stadion St. Mary di Southampton, pada 30 Agustus 2022. (Foto Istimewa/ Suara.com/ Glyn KIRK / AFP)

SuaraCianjur.id- Kekalahan Chelsea 1-2 dari Southampton dalam lanjutan Liga Inggris musim ini, yang digelar pada hari Rabu (31/8/2022) dini hari WIB, seolah tidak memahami bagaimana caranya menang.

Thomas Tuchel mengungkapkan kalau pasukannya masih belum menemukan cara permainan terbaik untuk bisa menang dalam pertandingan.

“Saya tidak tahu apakah kekhawatiran adalah kata yang tepat. Saya benar-benar tidak suka kalah," ujar Tuchel dilansir, seperti mengutip dari Suara.com.

Pada pertandingan di St Mary Stadium, Chelsea lebih dulu memimpin melalui gol Raheem Sterling. Namun Southampton mampu bangkit untuk membalas dua gol melalui Romeo Lavia dan Adam Armstrong.

Ada beberapa fakta menarik usai Chelsea ditumbangkan oleh Southampton saat laga tandang tersebut.

1.Southampton meraih kemenangan kandang pertama mereka di Liga Inggris melawan Chelsea sejak Maret 2013 (juga 2-1), mengakhiri sembilan pertandingan tanpa kemenangan melawan The Blues.

2.Chelsea menelan kekalahan pada pertandingan tandang Liga Premier berturut-turut untuk pertama kalinya di bawah Thomas Tuchel, dimana pelatih asal Jerman terakhir kalah dua kali berturut-turut dalam pertandingan tandang dalam pertandingan liga pada Agustus 2019, dengan PSG.

3.Chelsea telah kalah setidaknya dua dari lima pertandingan pertama mereka di musim Liga Premier (Menang 2, Seri 1, Kalah 2) untuk kedua kalinya abad ini, setelah kalah tiga kali dari lima pertandingan pembukaan mereka di 2015-16 (W1 D1) - kampanye di mana mereka finis di peringkat 10.

4.Sejak debutnya di Premier League pada Maret 2012, Raheem Sterling telah terlibat langsung dalam 169 gol (112 gol, 57 assist), hanya tiga pemain yang terlibat lebih banyak dalam waktu tersebut (Harry Kane - 230, Sergio Aguero - 209 dan Jamie Vardy - 175).

Baca Juga: Sebuah Renungan, saat Umat Muslim Mustahil Kalahkan Kafir Quraisy di Perang Badar, Pertolongan Allah Sangat Nyata

5.Romeo Lavia (18 tahun 236 hari) adalah pemain termuda keempat yang mencetak gol Liga Premier untuk Southampton setelah Michael Obafemi (18 tahun 169 hari), Dexter Blackstock (18 tahun 177 hari) dan Sam Gallagher (18 tahun 181 hari).

Kemenangan Southampton dalam pertandingan kali ini telah mengumpulkan sebanyak tujuh poin di klasemen sementara Liga Inggris. Kini Southampton berada di peringkat ketujuh, sedangkan Chelsea berada di bawahnya.

Load More