SuaraCianjur.id- Kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J didalangi oleh mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Pol Ferdy Sambo.
Entah apa yang ada dalam pikirannya, setelah merencanakan untuk membunuh Brigadir J, Sambo sempat bersumpah tidak terlibat dalam kasus kematian ajudannya tersebut.
Namun pada kenyataannya, ternyat Sambo yang menjadi aktor utama dalam penyusunan skenario pembunuhan Brigadir J.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pada saat setelah tewasnya Brigadir J sempat memanggil Sambo. Ketika dipanggil datanglah Ferdy Sambo kehadapan Kapolri.
Listyo pun menceritakan ketika Ferdy Sambo datang menemuinya setelah Brigadir J tewas.
Dalam pertemuan tersebut, Listyo menyebut kalau Sambo secara meyakinkan mengatakan kalau kematian Brigadir J karena aksi baku tembak-menembak, antara Bharada E dan Brigadir J.
Namun pada saat Sambo menyampaikan itu, Kapolri tak lantas langsung percaya soal apa yang diucapkan mantan Kadiv Propam Polri itu.
Kemudian Listyo pun kembali bertanya kepada Sambo apakah terlibat dalam tewasnya Brigadir J.
Secara mengejutkan, Listyo menyebut jika Ferdy Sambo berani bersumpah kalau dirinya tidak terlibat dalam kasus tersebut.
"Dia bersumpah, sampai beberapa kali saya tanyakan. Saya tanyakan karena saya akan proses ini sesuai fakta, jadi kalau kira-kira peristiwa tidak seperti itu ceritakan, tapi kalau seperti itu nanti kita buktikan sesuai fakta,” kata Listyo melansir dari Program Satu Meja Kompas TV yang ditayangkan Youtube Kompas TV, dilihat pada hari Rabu (8/9/2022).
Bukan hanya sekali Kapolri menanyakan itu kepada Sambo, untuk kedua kalinya mantan Kadiv Propam Polri itu kembali ditanya namun keukeuh menyebut dirinya tidak terlibat dalam pembunuhan Brigadir J.
"Sampai datang di tempat saya tanya sekali lagi. Dia masih bertahan, 'memang begitu faktanya' kata dia," jelas Kapolri.
Setelah Bharada E merubah keterangannya, disitulah tabir kasus ini terbuka dan terus bergulir hingga menemukan titik terang benderang.
Seolah seperti tidak ada lagi jalan untuk mengelak akhirnya Ferdy Sambo mengakui perbuatannya.
Listyo menyampaikan kalau Sambo akhirnya mengakui tewasnya Brigadir J karena didalangi olehnya setelah di tempatkan khusus yakni di Mako Brimob.
Berita Terkait
-
Jenderal Ini Panggil Bharada E Setelah Tewasnya Brigadir J, Sempat Memohon Sesuatu Soal Nasibnya di Polri
-
Isu Perkosaan dan Perselingkuhan Istri Ferdy Sambo Singkirkan Peran Vital Bharatu Prayogi, Kuat Niat Habisi Brigadir J Sendirian?
-
Ada Polwan Namanya Mirip Istri Ferdy Sambo akan Jalani Sidang Kode Etik di Kasus Brigadir J
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Kasus Daycare Banda Aceh, Pengasuh Anak Ditetapkan Jadi Tersangka
-
Wamenaker: Biaya Membunuh Industri Tembakau Sangat Murah, Tapi...
-
Hello, Habits: Mengubah Hidup Lewat Kebiasaan Kecil ala Fumio Sasaki
-
5 Rekomendasi HP Samsung dengan Kamera Terbaik dan Canggih
-
Dokter Cabul Lecehkan Puluhan Mahasiswi Unri, Kepala Klinik Ungkap Keseharian Pelaku
-
Kimi Antonelli Merasa Lebih Siap untuk F1 GP Miami 2026, Bakal Hattrick?
-
Debut Teater! Moon Seong Hyun Bintangi Dead Poets Society
-
vivo T5 Series Meluncur, Kombinasi Kamera Sony, AI Camera, dan Gaming 90FPS, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Viral Polisi Sita Mobil Sport Rp1 Miliar Gegara Pengemudi Mabuk di Jalan
-
Jeni Rahmadial Fitri Tersandung Kasus Hukum, Gelar Puteri Indonesia Riau 2024 Resmi Dicabut